Aktivis IMM Maktim Mengecam Aparat Kepolisian Terhadap Penangkapan Ketua DPP IMM

Kamis, Nov 10, 2016 | 231 views

Jurnalpost – Penangkapan yang terjadi pasca aksi 411 yang dilakukan oleh pihak kepolisian (Polda Metro Jaya) terhadap Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Muhammad Sholihin S. di Jakarta Selasa, 8 November 2016 kemarin sangat disayangkan oleh kader IMM Sulsel.

Aktivis IMM Maktim Mengecam Aparat Kepolisian Terhadap Penangkapan Ketua DPP IMM

Muh. Basri Lampe aktivis (PC IMM Makassar Timur Sulawesi Selatan (Sulsel) mengatakan bahwa penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kader IMM Sulsel sangat menyayangkan khususnya dari Pimpinan Cabang (PC) IMM Makassar Timur, tindakan kepolisian yang tanpa kompromi. Karena Muhammad Sholihin S sebagai kader IMM dari Sulsel adalah dikenal di Sulsel atau tidak diragukan lagi soal prestasinya. “Olehnya itu, kami yakin senior kami Sholihin S, bahwa apa yang dilakukan di Sulsel akan dia lakukan di Pusat,” kata basri.

Lebih lanjut dia, bahwa tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah melanggar konstitusi yaitu inkonstitusi karena penangkapan yang dilakukan tidak ada kompromi langsung saja diambil Ketua Bidang Hikmah, yang diamana dalam asas hukum yaitu, Semua orang sama di depan hukum, “Dan kenapa kasus baru diduga melakukan kejahatan langsung saja ditahan sementara jelas-jelas seorang lenista agama kata fatwa MUI itu tidak ditahan, bahkan dia diberi kesempatan untuk klarifikasi kata-kata yang dia uacapkan” terangnya.

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa, jika tidak dilepaskan Ketua Bidang Hikmah M. Sholihin S dia bersama kader IMM akan turun aksi besar-besaran. Olehnya itu, dia mengharapkan agar kasus seperti ini tidak terulang lagi dan juga dia menghimbau kepada seluruh kader IMM khusunya kader IMM Sulsel agar tetap menjaga solidaritas dan ketika mendengar issu seperti itu kader IMM harus aktif merespon, katanya mahasiswa hukum umi ini.(*)

Like it? Share it!

Leave A Response