Workshop Bedah Kisi-kisi UN IPA 2018 120 Guru IPA SMP di Gembleng

Slawi, Jurnalpost – Guna mempersiapkan para siswanya menghadapi Ujian Nasional (UN), berbagai cara dilakukan. Tidak hanya oleh siswa, tapi juga seluruh elemen pendidikan demi mencapai angka nilai yang memuaskan. Termasuk didalamnya adalah usaha guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kabupaten Tegal dengan menyelenggarakan Workshop Bedah Kisi-kisi Ujian Nasional SMP Tahun 2018 Mata Pelajaran IPA, Minggu (24/12) lalu.

Workshop Bedah Kisi-kisi UN IPA 2018 120 Guru IPA SMP di Gembleng

Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Slawi dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya yaitu Munsif, M.Pd dari Puspendik, Jakarta. “Workshop Bedah Kisi-kisi ini dilaksanakan untuk membekali para guru Mata Pelajaran IPA di Kabupaten Tegal agar siap menggodok siswa di sekolah masing-masing,” tutur Ketua MGMP IPA SMP Kabupaten Tegal, Faizin, S.Pd, M.Pd.

Faizin melanjutkan, dalam bedah SKL ini, peserta diberikan pengetahuan bagaimana “trik” menjawab soal dengan konsep mudah, cepat, dan paling utama adalah ketepatan. Karena mengerjakan UN tidak hanya berorientasi pada ketepatan semata, melainkan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam pengerjaan harus juga tercapai.

Pada kesempatan tersebut, berkenan membuka dan memberi sambutan adalah Kepala Seksi Kependidikan, Marwanto, MM mewakili Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tegal. “Saat UN nanti, jangan sampai siswa dikondisikan. Justru guru harus bekerja keras dalam meningkatkan prestasi siswa,” tegas Marwanto

Sementara itu, Narasumber Munsif, M.Pd membedah Kisi-kisi beserta indikatornya. Peserta diberi bocoran trik-trik menjawab soal dengan metode yang cepat, mudah dan tentunya tepat. Hal ini dilakukan karena dalam mengerjakan soal-soal UN, siswa tidak hanya berorientasi pada ketepatan semata, tapi juga ketepatan waktu yang telah ditentukan dengan waktu dalam pengerjaan juga harus tercapai. Dengan begitu, guru IPA diharapkan lebih mantap mempersiapkan siswanya dalam memecahkan soal-soal UN.

“Guru harus lebih teliti dalam membaca soal, terutama soal hitungan dengan rumusannya. Selain itu, keterangan besaran dan satuan juga harus diteliti. Terkadang tidak tertera dengan keterangan yang tertulis lugas, tapi bisa dikenali dengan struktur kalimatnya,” tutur Munsif.

Munsif pria yang asli kelahiran Tegal tersebut, juga memaparkan satu persatu kisi-kisi soal yang akan keluar dalam UN nanti dengan gamblang. “Para guru untuk waspada dalam menjawab soal-soal yang banyak membuat para siswa ragu-ragu menjawabnya. Kuncinya, siswa harus banyak berlatih agar dapat mengenali karakter soal,” ungkapnya

Antusias guru nampak terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Dengan gamblang, Munsif menanggapi satu per satu pertanyaan dari peserta dengan lengkap beserta contohnya.

Rangkaian acara bedah kisi-kisi dilanjutkan dengan penyusunan latihan soal Ujian Nasional 2018 berdasarkan kisi-kisi UN tahun 2018 per indikator oleh semua guru peserta bedah Kisi-kisi sebagai kegiatan Onservice selama 2 minggu ke depan. Kemudian soal-soal yang telah disusun oleh para guru dijadikan kumpulan soal-soal latihan Ujian Nasional, yang dapat digunakan oleh guru untuk bahan Try out atau Ujian sekolah. (Hasan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here