Tempat Penyimpanan Naskah soal Ujian Nasional Wilayah Sulsel Dicek

JURNALPOST.COM – Naskah soal Ujian Nasional (UN) untuk provinsi Sulsel dalam waktu dekat ini akan segera didistribusikan dari percetakan yang ada di Bogor ke Makassar, untuk selanjutnya didistribusikan ke tiap-tiap daerah yang ada di Sulsel.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Sidik Salam, mengungkapkan, pihak percetakan dari Bogor yang mencetak naskah soal UN sudah datang ke Sulsel untuk mengecek tempat yang akan dijadikan sebagai lokasi/gudang penyimpanan naskah soal UN untuk wilayah Sulsel.

Tempat Penyimpanan Naskah soal Ujian Nasional Wilayah Sulsel Dicek

“Kemarin, dari pihak percetakan yang ada di Bogor sudah datang ke Makassar, dan bersama pihak kepolisian sudah melakukan pengecekan terhadap beberapa tempat yang rencananya akan dijadikan lokasi penyimpanan soal UN,” ungkap Sidik, Kamis (17/3).

Sidik masih belum menyebutkan secara pasti dimana lokasi yang sudah dilakukan pengecekan untuk dijadikan sebagai tempat penyimpanan sementara naskah soal UN untuk wilayah Sulsel.

Sidik menjelaskan, nantinya pengiriman soal dari percetakan menuju ke lokasi penyimpanan sementara naskah soal UN akan dikawal oleh pihak kepolisian, termasuk selama soal berada di gudang penyimpanan hingga proses distribusi ke tiap-tiap sekolah.

“Setelah mereka mengirim nanti akan dikawal oleh pihak kepolisian sampai ke gudang penyimpanan dan juga proses distribusinya ke sekolah-sekolah,” terangnya.

Sidik berharap, proses pengiriman naskah soal UN bisa sesuai dengan target yang sudah diberikan oleh pihaknya.

“Kita harapkan sesuai target, paling lambat tanggal 20 Maret sudah ada di Makassar,” ungkapnya.

Lebih jauh Sidik menjelaskan, di Sulsel untuk tahun ini, UN secara manual untuk tingkat SMA/SMK Sederajat (termasuk Paket C), akan dilaksanakan oleh sebanyak 1.486 sekolah. Sedangkat untuk tingkat SMP Sederajat, akan dilaksanakan oleh sebanyak 2.526 sekolah.

“UN secara manual itu untuk tingkat SMA/SMK Sederajat (termasuk Laket C) akan diikuti oleh 130.045 siswa dari 1486 sekolah yang ada di Sulsel. Sedangkan untuk tingkat SMP akan diikuti oleh 160538 siswa dari 2.526 SMP yang ada di Sulsel,” paparnya.

Selain UN dengan sistem manual (biasa), lanjutnya, di Sulsel juga ada 142 sekolah yang akan melaksanakan UN dengan sistem berbasis komputer (CBT).

“Tahun ini di Sulsel sebanyak 142 sekolah akan melaksanakan UN dengan sistem berbasis komputer, dengan junlah peserta ujian sebanyak 33.556 Siswa,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pelaksanaan UN tahun ini bisa berjalan tanpa kendala yang bisa menyebabkan yerhambat atau terganghunya pelaksanaan UN di Sulsel.

“Kita berharap tahun ini pelaksanaannya tidak ada kendala yang menghambat.
Harapan kita UN ini bisa lebih dilaksanakan dengan kejujuran dan integritas, baik penyelenggara maupun siswa peserta ujian,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud RI, Nr Nizam, saat dikonfirmasi terkait perkembangan pencetakan dan distribusi naskah soal UN, mengatakan, sejauh ini semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal.

“Alhamdulillah hasil pantauan pencetakan bahan UN sejauh ini semuanya lancar dan sesuai jadwal. Untuk beberapa provinsi yang jangkauannya sulit, naskah soal UN-nya sudah siap didistribusikan,” terangnya.

Terkait adanya kemungkinan keterlambatan pendistribusian naskah soal UN untuk tahun ini, Nizam mengaku pihaknya optimis semua proses bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan.

“Insya Allah semua sesuai dengan target jadwal yang direncanakan. Beberapa daerah malah lebih cepat,” tutupnya.

Diketahui, pelaksanaan UN di seluruh Indonesia menurut jadwal akan dilaksanakan secara serentak dan dimulai untuk tingkat SMA/SMK Sederajat pada tanggal 4-7 April mendatang. (fo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here