Beranda Wisata Tanjung Puting Usung Wisata Alam dan Wisata Budaya Dayak Tomun

Tanjung Puting Usung Wisata Alam dan Wisata Budaya Dayak Tomun

1043
0
Tanjung Puting Usung Wisata Alam dan Wisata Budaya Dayak Tomun

JURNALPOST – Destinasi Tanjung Puting, bersama Flores, Wakatobi, dan Toraja, kembali berpromosi di pameran dagang pariwisata terbesar di Asia, ITB Asia pada 25-27 Oktober 2017 di Sands Expo and Convention Center, Marina Bay Sands.

Tanjung Puting Usung Wisata Alam dan Wisata Budaya Dayak Tomun

Partisipasi aktif dalam promosi pariwisata terus dilakukan demi mendukung terpenuhinya target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 20 juta pengunjung di
tahun 2019. Mengangkat tema “The Future of Travel”, ITB Asia yang tahun ini memasuki penyelenggaraannya yang ke-10 semakin mengokohkan jejak dalam promosi pariwisata dunia dengan hadirnya berbagai industri dari wilayah Asia Pasifik, Eropa, Amerika, Afrika hingga Timur Tengah. Industri yang hadir tidak hanya menyasar pasar leisure, tapi juga korporat hingga industri MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions).

Menawarkan pertemuan tatap muka langsung dengan fasilitas pre-scheduled appointments, serta kesempatan berjejaring yang sangat luas, ITB Asia merupakan even pameran pariwisata yang sangat strategis. Hal ini didukung oleh Setiawan Siemon, ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kotawaringin Barat,

“Kerjasama multipihak dari seluruh pemangku kepentingan dalam partisipasi destinasi Tanjung Puting pada ITB Asia 2017 ini diharapkan terus meningkatkan kunjungan serta menambah durasi tinggal wisman.”

Destinasi Tanjung Puting selain mempromosikan produk wisata unggulan di Taman Nasional Tanjung Puting dan konservasi Orangutan, juga terus menangkat keunggulan wisata budaya yang menonjolkan kearifan lokal masyarakat Dayak Tomun, serta wisata alam dan petualangan di wilayah kabupaten Lamandau.

“Tahun ini harapan kami ada lebih banyak buyer dengan fokus wisata special interest, culture dan adventure, serta melakukan eksplorasi wisata ke berbagai daerah di Flores tidak hanya Labuan Bajo dan Taman Nasional komodo. Kunjungan wisman tentu akan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal, khususnya komunitas adat yang bergerak pada sektor community based tourism (CBT) di Flores,” tambah Girda Safitiri, manajer pemasaran Flores Destination Management Organization
(DMO).

Diharapkan tahun ini terjadi kesuksesan serupa pada ITB Asia di tahun 2016, tercatat lebih dari 50% dari total 895 buyers yang hadir melakukan kesepakatan kerjasama dengan para exhibitors. 43% buyers yang hadir memiliki kemampuan beli USD 500.000 – USD 1.000.000, dan 85,7% buyers yang hadir merupakan pengambil keputusan utama.

“Destinasi Toraja dan Provinsi Sulawesi Selatan akan terus mendongkrak pemasaran pariwisata khususnya melalui partisipasi di ITB Asia 2017 ini. Diharapkan akan ada kesepakatan berkelanjutan bersama para buyers,” pungkas Yulius Batara Saleh, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Provinsi Sulawesi Selatan. Empat destinasi unggulan ini akan hadir di bawah naungan Paviliun Wonderful Indonesia Booth G-05 Hall D-F milik Kementerian Pariwisata. Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi:
– Flores DMO: media@florestourism.com/ www.florestourism.com
– Toraja DMO: media@visittoraja.com/ www.visittoraja.com
– FTKP Wakatobi: media@wakatobitourism.com / www.wakatobitourism.com
– FTKP Tanjung Puting: media@visittanjungputing.com / www.visittanjungputing.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here