Topik: Universitas Islam Makassar

Mahasiswa UIM Lolos Ikuti ON MIPA-PT Tahun 2019

Mahasiswa UIM Lolos Ikuti ON

JURNALPOST – Universitas Islam Makassar meloloskan mahasiswanya untuk berkompetisi di kegiatan nasional. Muh. Bisfain Asaf Mahasiswa UIM yang lolos seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA- PT) Tahun 2019 di tingkat Wilayah IX Sulawesi dan akan bertanding di tingkat Nasional.

Hal tersebut berdasarkan pengumuman dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemeristek Dinti tentang Pengumuman Finalis ON MIPA-PT Tahun 2019 yang akan mempertandingkan empat bidang Ilmu yaitu, Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi.

Informasi itu disampaikan Yasnidar Yasir selaku Koordinator Tim ON MIPA UIM yang juga Wakil Dekan III Fakultas MIPA UIM saat ditemui di Kampus UIM pada Selasa (9/4/2019).

“Alhamdulillah, sebuah kebanggaan bagi UIM bisa meloloskan mahasiswanya di kegiatan nasional, semoga bisa memperoleh hasil yang maksimal dan mengharumkan almamater kampus di event tahun tersebut” Ujar Yasnidar.

“Muh. Bisfain Asaf terdaftar sebagai mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas MIPA UIM angkatan tahun 2015. Dia akan mewakili wilayah IX Sulawesi di tingkat nasional pada bidang Ilmu Kimia” Tambah Yasnidar.

ON MIPA-PT tingkat nasional tahun 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 26—29 April 2019 di Kampus Universitas Muslim Indonesia Makassar.

Dilaporkan oleh: Muh. Nur (Humas FKIP UIM)

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIM Raih Akreditasi B dari BAN-PT

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIM Raih Akreditasi B dari BAN-PT

MAKASSAR, JURNALPOST – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar (FKIP UIM) memperoleh status akreditasi dengan peringkat B.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 622/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2019 tertanggal 2 April 2019 dengan nilai 352. Akreditasi tersebut berlaku sampai dengan tanggal 2 April 2024.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Jusmaniar, mengungkap bahwa akreditasi ini merupakan akreditasi pertama dan sebuah kesyukuran bisa memperoleh predikat B.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses akreditasi, kami bersyukur hasil ini merupakan hasil yang maksimal sehingga ke depan prodi kami bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas” imbuh Jusmaniar.

Dekan FKIP UIM Dr. M. Arfah Shiddiq mengucapkan selamat kepada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIM, semoga dengan hasil ini, dapat meningkatkan mutu pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi di FKIP UIM.

Sebelumnya, pada tanggal 4-6 Maret 2019 asesor BAN-PT melakukan visitasi terhadap prodi tersebut. Adapun asesor tersebut adalah Dr. Adi Sutrisno dari Universitas Gadjah Mada dan Dr. Jauharoti dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Dilaporkan oleh: Muh. Nur (Humas FKIP UIM)

Fakultas Kedokteran Unibraw Bedah Buku Karya Rektor UIM

Fakultas Kedokteran Unibraw

Malang, Jurnalpost – Lembaga Kerohanian Islam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur mengadakan bedah buku yang bertajuk Islamic Medicine Scientific Competition & Book Review (IMSCOBI) tahun 2018 dengan tema “Mewujudkan Generasi Cerdas yang dimulai dari Memberantas Penyakit Hati”, bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang.

Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu’mang yang juga penulis buku Forgive for Health, mengungkapkan bahwasanya, “Setiap manusia dititipi potensi baik dan buruk.”

Buku ini mempunyai latar belakang yang sangat panjang, sebagai istri seorang politisi yang pernah diamanahkan sebagai Wakil Gubernur dua periode tentunya saya telah berjumpa berbagai macam karakter dan situasi, ada dendam, sakit hati, gesekan kepentingan dan lain sebagainya, sehingga lahirnya buku ini sebagai proses muhasabah untuk jauh lebih baik.

“Memberi maaf terbukti berdampak pada kesehatan, baik secara fisik maupun mental, menyuburkan kebahagiaan, menenangkan hati, melejitkan potensi, dan bahkan ajaibnya memaafkan dapat memperbanyak rezeki.” Ujarnya

Dalam buku inipun, penulis menyajikan pilihan untuk memilih apakah Anda ingin memelihara dendam, sakit hati, ataukah menjadi seorang pemaaf. Tutupnya.

Kemudian menurut Dosen Saraf Universitas Brawijaya Badrul Munir, menurutnya “Secara medis orang yang selalu memberi manfaat akan sangat mempengaruhi fungsi otak, sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Secara teori untuk membentuk kepribadian pemaaf menurut teori neurosains, yakni dimulai sejak bayi, anak, remaja, dan dewasa dimana harus dilatih untuk memaafkan (plastisitas otak).

Sejak dini anak dilatih untuk saling memaafkan satu sama lain, sehingga akan membentuk karakter seorang pemaaf. Adapun caranya, niat dari hati tulus, ucapkan dengan lisan, ekspresikan wajah, jabat tangan dan merangkul.

Disisi lain secara ilmiah buku Forgive for Health karya bu Majdah ini sangat bagus dan wajib dijadikan sebagai bahan bacaan untuk membentuk kepribadian yang sehat jasmani dan rohani. Tutupnya

Home Care Solusi Keperawatan, Ini yang Perlu diperhatikan

Home Care Solusi Keperawatan, Ini yang Perlu diperhatikan

MAKASSAR, JURNALPOST – Universitas Islam Makassar menghadirkan pemateri Belanda dalam rangka seminar nasional dan kuliah pakar tentang Home Care Solusi Keperawatan di Era Revolusi Industri 4.0 bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Rabu (17/10).

Bert Van Gaal salah satu pengajar di Utreecht University mengungkapkan tips untuk mencegah kanker payudara sejak dini, yakni segera deteksi dini, lakukan perawatan, dan tingkatkan pengetahuan tentang kanker serta mencari solusi yang tepat.

Disisi lain Thai Tan berasal dari Maastricht University yang membahas materi tentang perawatan di rumah (home care), menurutnya hal yang perlu diperhatikan bagi perawat, ketika pasien dirawat di rumah, yakni memeriksa keadaan rumah pasien, bicarakan tentang penyakitnya, dan selalu memberikan harapan atau memberikan keyakinan akan kesembuhan penyakitnya.

Kemudian perhatikan aktivitasnya selama menjalani perawatan di rumah, memperhatikan asupan nutrisinya, dan perhatikan proses perawatannya.

Tampak hadir Wakil Rektor 4 Muammar Bakry, Wakil Rektor I Arfin Hamid, Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, Wakil Rektor III Abd Rahim Mas P Sanjata, Dekan FIK Andi Rivai Pakki, Dekan FMIPA Tahirah Hasan, segenap pimpinan Fakultas dan Pascasarjana, serta Kepala Mitra Kerja UIM dan 800 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi.

Hadirkan Pakar dari Belanda, UIM Bahas Home Care Solusi Keperawatan

Hadirkan Pakar dari Belanda, UIM Bahas Home Care Solusi Keperawatan

MAKASSAR, JURNALPOST – Universitas Islam Makassar menghadirkan pemateri Belanda dalam rangka seminar nasional dan kuliah pakar tentang Home Care Solusi Keperawatan di Era Revolusi Industri 4.0 bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Rabu (17/10).

Thai Tan, MD berasal dari Maastricht University, Y.S.E. Van Geel-Dorr berasal dari Erasmus Medical Center Rotterdam, Bert Badan Gaal, MD berasal dari Utreecht University, dan Saiful merupakan Bersama Preneur dan Owner Praktik Mandiri Perawat Indonesia.

Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya, Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan kegiatan seminar dan kuliah pakar di era 4.0 yang diprakarsai Wakil Rektor 4, Sivitas akademika Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Tentunya materi yang akan disampaikan oleh pemateri sangat relevan dalam menyongsong revolusi teknologi 4.0, tentunya ini sebagai bekal bagi perawat.

Disisi lain seminar nasional dan kuliah pakar ini sebagai bagian dari penyempurnaan kurikulum berbasis KKNI FIK UIM untuk menjawab tantangan dunia keperawatan dewasa ini.

Kami sengaja menghadirkan pakar dari Belanda yang merupakan negara maju khususnya dalam bidang kesehatan. Tutupnya

Tampak hadir Wakil Rektor 4 Muammar Bakry, Wakil Rektor I Arfin Hamid, Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, Wakil Rektor III Abd Rahim Mas P Sanjata, Dekan FIK Andi Rivai Pakki, Dekan FMIPA Tahirah Hasan, segenap pimpinan Fakultas dan Pascasarjana, serta Kepala Mitra Kerja UIM dan 800 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi.

Rektor Universitas Islam Makassar Apresiasi Mahasiswa Fakultas Teknik

Jurnalpost – Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu’mang menerima perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Indonesia (IMTII) zona Sulawesi menyelenggarakan Konferensi Zona ke-1 di Universitas Muhammadiyah Luwuk Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah diruangan Rektorat, Selasa (3/5/2017).

Rektor Universitas Islam Makassar Apresiasi Mahasiswa Fakultas Teknik

Muhammad Aswad Buana, Sekjen terpilih dalam laporannya berterima kasih kepada Rektor UIM beserta sivitas akademika UIM yang telah mendukung kehadiran kami sebagai mahasiswa yang mewakili UIM menghadiri Konferensi yang bertema Quo Vadis IMTI dalam Prahara Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), 18-23 April 2017 di Sulawesi Tengah.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen terkait, khususnya pada tuan rumah yang memberikan ruang kepada kami untuk melaksanakan kegiatan ini. IMTII Indonesia merupakan sebuah wadah untuk mengeksplorasi kreativitas dan inovatif serta peningkatan intelektual mahasiswa teknik industri yang ada di Sulawesi pada khususnya. Mengingat era industri kedepannya sangat kompetitif dan bersaing secara global”, ungkapnya

Sebagai Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus menuturkan kepada mahasiswa Fakultas Teknik untuk selalu meningkatkan krativitasnya, jangan yang menonjol mahasiswa identik dengan demo, tetapi mahasiswa harus hadir sebagai agen pembaharu, pendidik, punya visi, dab religius.

Disisi lain kehadiran mahasiswa UIM yang mampu bersaing dalam Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Indonesia (IMTII), tentunya menjadi pemacu bagi mahasiswa lain untuk berpacu sesuai dengan bidang keilmuannya dan sebagai Rektor tentunya kami siap memback up kegiatan kemahasiswaan yang mengarah pada peningkatan kreativitas mahasiswa. Tambahnya.

Penulis: Andy Muhammad Idris

Husnul Khatimah Terpilih sebagai Putri Hijab UIM tahun 2016

Makassar, Jurnalpost – Dalam rangka memeriahkan Setengah Abad Universitas Islam Makassar, kali ini panitia Milad Ke-50 mengadakan pemilihan Putri Hijab ke-2 tahun 2016, Kamis (19/5) yang bertempat di Auditorium KH. Muhyiddin Zain UIM.

Setidaknya diikuti 29 Mahasiswi yang berasal dari 8 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Sastra dan Humaniora, Teknik, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Pertanian, MIPA, Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Agama Islam. Ungkap Wakil Ketua Panitia Milad ke-50 Nurdin Tajry.

Husnul Khatimah Terpilih sebagai Putri Hijab UIM tahun 2016

Adapun yang bertindak sebagai Dewan Juri adalah Putri Citra Tingkat Nasional Juara II tahun 1995 dan Juara II Apresiasi Seni Putri Citra Tingkat Nasional tahun 1995 Andi Agni Soraya dan Putri Pariwisata Sulawesi Selatan tahun 2011, Pimpinan Sanggar Soraya Makassar dan Prensenter MNC TV Yunita Haruna.

“Adapun kriteria penilain Dewan Juri yakni kemampuan catwalk, kemampuan bakat, dan kemampuan pengetahuan umum.” Tambahnya

Para peserta lomba putri hijab dalam menampilkan kemampuan bakatnya, putri hijab menampilkan beberapa seni, diantaranya bernyanyi, pembacaan puisi, menari, sari tilawah terjemahan al-Qur’an, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa Arab dan pembacaan Ayat Suci al-Qur’an.

Tak lupa Panitia Milad Ke-50 UIM, kembali menampilkan bakat menyanyi yang dimiliki Putri Hijab UIM Ke-1 Tahun 2015 Zulfiana.

Husnul Khatimah Terpilih sebagai Putri Hijab UIM tahun 2016

Berdasarkan keputusan juri, Putri Hijab UIM ke-2 tahun 2016 jatuh pada Husnul Khatimah berasal dari Fakultas MIPA, Juara ke-2 jatuh pada Andi Syasa dan Juara ke-3 jatuh Indah Pratiwi berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Adapun Harapan I jatuh Nahdah berasal dari Fakultas Pertanian, Harapan II jatuh pada Putri Salim berasal dari Fakultas Sastra dan Humaniora, serta Harapan III jatuh pada Nurhidayah berasal dari Fakultas MIPA.

Kedepan juara Putri Hijab UIM tahun 2016 akan menjadi ikon Universitas Islam Makassar dan akan diberikan uang pembinaan. Ungkap Wakil Rektor II Dr. Saripuddin Muddin.

Selain itu, kedepan Putri Hijab UIM akan menjadi duta Universitas Islam Makassar dalam berbagai kegiatan dan menjadi ajang motivasi bagi mahasiswa UIM untuk lebih berprestasi baik dalam bidang akademik dan bidang-bidang lainnya.

“Tak hanya itu, Pemilihan Putri Hijab ini sebagai wujud UIM sebagai kampus Qur’ani”. Tambahnya.

Tampak hadir, Wakil Rektor I Prof. Arfin Hamid, Wakil Rektor II Dr. Saripuddin Muddin, Kepala Biro UIM Muhammad Said, M.Pd, Wakil Dekan I Fakultas Sastra dan Humaniora ribuan mahasiswa UIM memadati Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

Penulis: Andy Muhammad Idris (Staf Universitas Islam Makassar)

LATEST NEWS

RANDOM NEWS