Topik: Sulsel

Update Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018 Data Pasangan Unggul cek disini

MAKASSAR, JURNALPOST – Ini dia update sementara hingga hasil akhir quick count pada Pilgub Provinsi Sulsel 2018. Sebanyak 10 lembaga survei sudah siap menggelar perhitungan cepat di Pilkada Provinsi Sulsel.

Menurut pihak pemyelenggara, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, perhitungan cepat akan dilakukan 10 lembaga. Mereka akan melakukan metode quick count, real count atau exit poll.

Update Hasil Quick Count Pilgub Sulsel 2018 Data Pasangan Unggul cek disini

10 lembaga yang memiliki izin tersebut adalah Populi Center, Citra Publik Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Jaringan Suara Indonesia, Saiful Mujani (SMRC), Indeks Politika, Cyrus Nusantara, Indo Barometer, Celebes Research Center (CRC) dan Pandawa Research. Hasil quick count ini juga akan disiarkan secara streaming oleh beberapa stasiun tv nasional dan lokal di Makassar.

Diantaranya Metro TV, TV One, Trans TV, SCTV dan RCTI. Selain itu dapat juga dipantau lewat website berita seperti Detik, Kompas, Okezone, Liputan6 dan Tribun News.

Pilgub Sulsel digelar Rabu 27 Juni 2018. Jumlah wajib pilih sebanyak 6.022.987 jiwa. Pemilih tersebar di 17.140 TPS, pada 307 kecamatan di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

QUICK COUNT
CRC
1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar
2 Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo
3 Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman
4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar

INDIKATOR
1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar
2 Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo
3 Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman
4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar

JSI
1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar
2 Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo
3 Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman
4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar

LSI Denny JA
1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar
2 Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo
3 Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman
4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar

Populi Center
1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar
2 Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo
3 Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman
4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar

Update hasil dapat anda lihat via Tempo.co.

Relawan Jokowi Sulsel Kunjungan Baksos ke Panti Asuhan Jabal Rahmah

Makassar, Jurnalpost – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan bakti sosial ke Panti Asuhan Jabal Rahmah, Makassar, Senin(11/6/2018) petang.

Relawan Jokowi Sulsel Kunjungan Baksos ke Panti Asuhan Jabal Rahmah

Kujungan relawan beranggotakan pemuda dan mahasiswa ini sebagai bentuk kepedulian kepada anak yatim. Mereka tiba di panti asuhan disambut langsung oleh ketua yayasan Panti Asuhan Jabal Rahmah, Ahmad Sijaya, beserta para pengasuh dan puluhan anak-anak penghuni panti tersebut.

Sekretaris Reliji Sulsel, Asrul, mengatakan, bantuan diberikan berupa paket makanan dan donasi reliji dalam bentuk uang tunai untuk pembinaan anak panti. “Penyerahan bantuan sebagai upaya berbagi kebahagiaan menyambut lebaran,” tandas Asrul.

Aktivis yang pernah sebagai Ketua BEM di Unismuh ini menambahkan, bakti sosial ini sebagai implementasi dari rasa syukur dan semangat berbagi pada sesama. Sehari sebelumnya, kata Asrul, pihaknya juga telah melakukan kegiatan berbagi takjil bagi pengguna jalan di flyover Makassar.

Sementara itu, Ketua Yayasan PA Jabal Rahmah, Ahmad Sijaya, tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya atas kedatangan relawan Reliji Sulsel. Ia pun mengutarakan rasa syukurnya atas pemberian bantuan tersebut. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini yang dipelopori anak muda ini,” ungkapnya.

Menurut Sijaya, PA Jabal Rahmah saat ini membina sebanyak 50 anak dengan 23 laki-laki dan 27 perempuan. “Kebanyakan ini usia SD, ada juga yang masih balita, dan beberapa juga sudah sekolah SMP dan SMA,” tutupnya.

Ustadz Jumadi: Untuk urusan Pilkada Kasih Ahlinya yang Berpengalaman

Makassar, Jurnalpost – Ustads Jumadi dalam tausiah singkatnya pada buka puasa bersama IKA Smansa angkatan 2016, Jum’at (1/6/2018) bertempat bertempat Meeting Room Karebosi Condotel Hotel Makassar menjelaskan tentang pentingnya menjalin silaturrahim.

Ustads Jumadi Untuk urusan Pilkada Kasih Ahlinya yang Berpengalaman

Dimana dalam Islam dikenal persaudaraan sesama manusia, dimana setiap manusia wajib untuk selalu menjaga persaudaran, jaga silaturrahim.

Disisi lain juga dikenal persaudaraan seiman artinya sesama umat Islam untuk selalu saling membantu, mengingatkan akan kebaikan dan menjauhi larangan-Nya.

“Kemudian Insya Allah tahun ini kita akan menghadapi pilkada serentak tahun 2018, saya teringat akan salah satu sabdi Nabi Muhammad Saw, yang artinya, “Ketika suatu urusan diberikan yang bukan ahlinya, maka tunggulah sebuah kehancuran.” Ujar Jumadi yang juga salah satu mahasiswa Program Doktor UIN Alauddin Makassar

Dalam hadis ini Islam sejak dini mewanti-wanti kita untuk menyerahkan segala urusan yang ada, maka serahkanlah pada ahlinya, maka dari itu saya harap carilah pemimpin yang bagus, kalau ada yang bagus kenapa cari yang lain.

Tentunya memilih pemimpin tentunya yang memiliki kapasitas dan kapabilitas, saya pikir salah satu alumni Smansa Pak Agus sudah layak untuk melanjutkan kepemimpinan di Sulawesi Selatan. Tutupnya dihadapan 300-an alumni Smansa angkatan 2016.

Agus AN Nobar Final Champion di Pasar Segar, Muda Mudi: Sulsel Bagus

Makassar, Jurnalpost – Baru tiba di Makassar, Agus Arifin Nu’mang langsung menuju ke Pasar Segar, Jalan Pengayoman, untuk nonton bareng (nobar) final Liga Champions, Minggu (27/2018) dini hari.

Agus AN Nobar Final Champion di Pasar Segar

Calon Guberbur Sulsel nomor urut 2 ini tak ingin ketinggalan untuk menyaksikan pertantingan yang mempertemukan Real Madrid versus Liverpool.

Mantan Wakil Gubernur Sulsel (2 periode) ini mengenakan baju jersey Real Madrid warna putih.

Ribuan pengunjung Pasar Segar yang kebanyakan muda mudi langsung menyambut Agus AN dengan teriakan “Sulsel Bagus” dibarengi pekikan “saya nomor dua”.

Suasana semakin riuh saat pasangan Tabribali Lamo itu menyapa pengunjung dengan pengeras suara.

“Mana pendukungnya Real Madrid, mana pendukungnya Liverpool,” kata Agus, yang disambut tepuk tangan dan teriakan “dua” oleh ribuan pengunjung Pasar Segar.

Di lokasi nobar, mantan Ketua DPRD Sulsel itu duduk berbabur dengan pengunjung. Muda mudi pun bergantian menghampiri meja Agus untuk bersalaman dan berfoto.

“Selamat menyaksikan final Liga Champion. Saya juga selalu berharap kelak Indonesia punya klub seperti itu,” kata Cagub Sulsel nomor 2 itu.

Puisi Sukmawati, Ketua Muslimat NU Sulsel Himbau Umat Islam Makassar

JURNALPOST, MAKASSAR – Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Sulsel, Majdah Agus Arifin Nu’mang meminta seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga soliditas dan keutuhan bangsa Indonesia, hal ini disampaikan untuk menanggapi Sukmawati Soekarnoputri saat membacakan puisi karyanya sendiri berjudul Ibu Indonesia dalam acara “29 tahun Anne Avantie Berkarya” di Indonesia Fashion Week, berikut teks lengkap siaran pers dari Muslimat NU Sulsel, yang diterima redaksi Jurnalpost Rabu (4/4/2018)

Puisi Sukmawati, Ketua Muslimat NU Sulsel Himbau Umat Islam Makassar

Assalamu ‘Alaikum Warrahmatullahi WabarakatuhSebagai bentuk menjaga soliditas dan keutuhan bangsa Indonesia yang dibangun atas empat pilar yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45, dalam menyikapi puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarno Putri yang berpotensi mengganggu keutuhan berbangsa dan bernegara maka PW Muslimat NU sulsel menyatakan:

1. Mendorong kepada pihak aparat hukum mengusut tuntas dan adil pembacaan puisi tersebut, agar menghindari mafsadat / kerusakan yang dapat membahayakan dan mengusik ketenangan masyarakat.

2. Menghimbau kepada semua pihak agar tidak melakukan hal hal yang dapat melecehkan dan mendiskreditkan agama tertentu apalagi agama agama yang diakui oleh Negara Republik Indonesia.

3. Menghimbau kepada seluruh umat Islam agar menyikapi dengan arif dan bijak serta dapat mengambil hikmah untuk membangun Indonesia yang kita cintai dilandasi dengan nilai nilai agama serta nilai luhur bangsa indonesia.Dr. Ir. Hj. Andi Majdah Agus Arifin Nu’mang, MSi (Ketua PW Muslimat NU Sulsel)

Pembina BKPRMI Sulsel Ini Akan Tetap Perjuangkan Insentif Guru Mengaji

Bulukumba, Jurnalpost – Rektor Universitas Islam Makassar Majdah Agus Arifin Nu’mang didaulat membawakan materi “Manajemen Pengelolaan TKA/TPA” pada kegiatan pelatihan Metode Pembelajaran dan Manajemen Pengelolaan TKA/TPA yang dilaksanakan Dewan Penguru Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bulukumba, Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Sabtu (17/3/2018).

Insentif Guru Mengaji

Dalam manajemen setidaknya harus memenuhi enam hal, man (orang/pelaksana), money (keuangan), machines (perlengkapan/peralatan kerja), method (metode), material (sarana prasarana) dan market (media atau pemasaran). Ujarnya.

“Kemudian kita tarik dalam proses manajemen pengelolaan TPA fungsi pengelola hal yang paling utama, kemudia pengelolaan keuangan, dimana bersumber dari uang pangkal atau donatur, kemudian perlengkapan dan sarana prasarana TPA misalnya buku TPA dan lain sebagainya.”

Kemudian bagaimana metode pembelajarannya, ini juga sangat penting karena berkaitan dengan proses transfer ilmu antara ustads/ustadza dan santri, dan kemudian yang terakhir adalah bagaimana mempromosikan TPA kepada masyarakat. Tambahnya.

“Tak kalah penting dari teori manajemen, kehadiran seorang guru mengaji sangatlah penting, olehnya itu janganki malu, guru adalah orang tua materi kita bahkan kedudukannya sangat dimuliakan.”

Insya Allah kedepan sebagai kapasitas pembina BKPRMI Sulsel akan terus mengawal dan tetap akan memperjuangkan insentif untuk para guru mengaji dan kegiatannya, disambut tepuk tangan ratusan guru mengaji di Bulukumba. Tutupnya.

Majdah Agus: 3.030 Desa di Sulsel Akan Kita Bumikan Alquran

Makassar, Jurnalpost – Majdah Agus Nu’mang dalam sambutannya pada kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan berbagai organisasi yakni PW Muslimat NU Sulsel, Forum Kajian Cinta Alquran Sulsel, Yayasan Jantung Cabang Utama Sulsel, FKA ESQ Sulsel, BK PAKSI Sulsel, Pengda Soina Sulsel, Perwosi Sulsel, IKA Pascasarjana Unhas, MT. AL Insan KPMP Unhas, pelaksanaan acara yang dilazim dilaksanakan usai melaksanakan Hari Raya Idul Fitri itu, berlangsung di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Sabtu 8/7.

Desa di Sulsel Akan Kita Bumikan Alquran

Dalam sambutannya berterima kasih atas kedatangannya seluruh pengurus dari berbagai organisasi, diantaranya hadir rombongan Muslimat NU Kota Makassar, Muslimat NU Kab. Luwu Utara, Muslimat NU Kab. Pangkep, Muslimat NU Kab. Maros, Muslimat NU Kab. Sidrap

“Insya Allah pada kesempatan hari ini, hikmah Halal Bihalal akan dibawakan oleh Imam Islamic Center of New York Shamsi Ali, tentunya kita mengetahui beliau sudah 20 tahun berdakwah di Amerika, tentunya banyak tantangan yang telah dihadapi

Tentunya konten dakwah yang dibawakan oleh Imam Shamsi Ali di luar negeri tentunya berbeda, Imam Shamsi Ali memiliki visi menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, rahmatan lil ‘alamin dan moderat, namun disisi lain Muslimat NU, FKCA, dan berbagai organisasi yang kami pimpin memiliki visi yang berbeda pula yakni, dimana ada 3.030 desa di Sulawesi Selatan yang akan kita bumikan Alquran, kita bangun Sulsel yang Qurani, kita sebarkan Islam yang ramah, Islam moderat, kita sebar cahaya Islam keseluruh pelosok daerah. Tambahnya. (And)

Banyak Bukti Keberhasilan, Daerah Lanjutkan Program Secara Mandiri

JURNALPOST – Banyak keberhasilan yang ditorehkan oleh program USAID PRIORITAS di daerah mitranya, bahkan wakil bupati kabupaten Bone H. Ambo Dalle menyatakan nilai UAN SMP/MTs Bone yang tertinggi di Sulsel baru-baru ini tak lepas dari sumbangsih program USAID PRIORITAS. “Program ini sungguh sangat dirasakan manfaatnya dan berperan besar dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Oleh karena itu, walau sudah ditutup, kita bertekad untuk lanjutkan sendiri,” tekadnya saat penutupan program USAID PRIORITAS untuk Kab. Bone bulan Mei lalu.

Banyak Bukti Keberhasilan, Daerah Lanjutkan Program Secara Mandiri

Bukti-bukti keberhasilan program ini bisa dilihat dari banyaknya sekolah di daerah yang dibina USAID PRIORITAS akhirnya ditunjuk oleh Dinas dan Kementrian Pendidikan atau Agama menjadi sekolah rujukan atau sekolah model, padahal sekolah tersebut awalnya bukan sekolah unggulan. Sekolah-sekolah tersebut seperti SMP 8 di Watampone, SDN Inpress 6/75, SDN 10/73 Bajo di Bone, SD 39 Kassi di Maros, MIN I Takalar dan hampir terdapat di semua daerah mitra USAID PRIORITAS di Sulsel.

Kedua, banyak kepala sekolah binaan USAID PRIORITAS terpilih menjadi kepala sekolah berprestasi tingkat nasional dan daerah, seperti kepala sekolah SMP 3 Wajo, SMP 5 Makale, SMP 4 Parepare, SDN 5 Ballo, SDN 2 Parepare, SDN 102 Makale 5 Tana Toraja, dan lain-lain.

Ketiga, banyak siswa sekolah mitra mendominasi juara pada lomba-lomba pendidikan di daerah maupun provinsi. Selain itu, keberhasilan juga terlihat pada kenyataan bahwa hampir seluruh fasilitator USAID PRIORITAS di daerah terpilih untuk menjadi fasilitator sekolah model dan fasilitator K13 , baik sebagai fasilitator daerah maupun fasilitator nasional.

Sekolah-sekolah yang juara adiwiyata di daerah juga rata-rata berasal dari sekolah mitra USAID. Ini berkat dorongan program USAID PRIORITAS untuk menjadikan lingkungan sebagai sumber belajar, dan manajemen sekolah yang kian terbuka dan transparan. Hal tersebut menjadikan masyarakat semakin aktif terlibat dalam membangun sekolah, misalnya SDN 7 Letta dan SDN Tappanjeng di Bantaeng, SD 6/75 Paccing di Bone dan lain-lain.

Keberhasilan bisa juga dilihat pada banyaknya sekolah yang dulunya sangat sedikit siswanya menjadi digandrungi oleh masyarakat. Masyarakat menjadi tertarik karena sekolah memperlihatkan prestasi-prestasi yang menonjol dan terbuka dalam manajemennya. Hal ini bisa kita lihat pada MI Al Abrar Makassar, MTs Binamu Jeneponto, MIN Pattioro Banggae Takalar dan lain-lain.

Salah satu kunci keberhasilan USAID PRIORITAS adalah modul pelatihannya yang terstruktur dengan baik dan mampu menyederhanakan hal – hal yang kompleks dan berbasis masalah yang dihadapi para guru di kelas. Selain itu, USAID PRIORITAS juga mengadakan pendampingan kepada guru setelah menjalani pelatihan. Selama ini banyak pelatihan dilakukan tanpa diikuti pendampingan, sehingga tidak ada jaminan implementasi pelatihan di sekolah.

Program USAID PRIORITAS untuk sekolah juga berbasis pada prinsip whole school development atau pengembangan sekolah secara menyeluruh. Oleh karena itu, program yang dilakukan tidak hanya menyentuh guru, tapi juga komite, pengawas, UPTD dan juga pejabat-pejabat terkait. Dengan pendekatan ini, semua jejaring pendidikan akhirnya bersinergi mendukung program dengan baik.

Namun yang paling penting adalah munculnya sikap kerelawanan dari para pendidik dalam mendukung program ini. Banyak dari fasilitator rela mendampingi tanpa mendapatkan imbalan. Mereka juga menyebarkan praktik baik lewat forum pertemuan guru dan kepala sekolah dengan tanpa pamrih.

Banyaknya bukti-bukti keberhasilan itu telah membuat para pemangku kepentingan di 13 kabupaten/kota mitra USAID PRIORITAS di Sulawesi Selatan dan ex DBE berjanji akan melanjutkan sendiri program USAID PRIORITAS. Bahkan Bupati Maros Hatta Rahman mendesak Dinas Pendidikan Maros untuk melakukan FGD menyusun segera daftar kebutuhan untuk mereplikasi program.

Ketua DPRD Maros, Muh Chaidir Syam, bahkan menyarankan pemerintah provinsi Sulsel mereplikasi program ke daerah-daerah non mitra USAID PRIORITAS. “Untuk peningkatan mutu pendidikan di Sulsel, diperlukan kebijakan provinsi agar program ini bisa direplikasi ke semua daerah,” ujarnya saat penutupan program USAID PRIORITAS di gedung pola Gubernur, 30 Mei 2017.

ILO Promote Sulsel Himbau Pekerja Anak Terus Lanjutkan Pendidikan

JURNALPOST – Koordinator Provinsi Sulsel ILO Promote, Rasyidi Bakry diundang oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan (UPT Bone, Watampone) sebagai narasumber dalam rangkaian kegiatan Program Pengurangan Pekerja Anak Dalam Rangka Mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH) Tahun 2017. Kegaitan berlangsung di Kota Watampone dan Sinjai pada tanggal 16 – 17 Mei 2017.

PPAPKH Sinjai

Di Watampone kegiatan diikuti oleh sekitar 180 orang pekerja anak bertempat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Loka Latih Kerja Usaha Kecil Menengah (LLK-UKM) Kab Bone. Di Sinjai, bertempat di Wisma Hawai, kegiatan serupa diikuti oleh sekitar 120 pekerja anak.

Dalam presentasinya, lebih awal Rasyidi menjelaskan tentang perbedaan defenisi “pekerja anak” yang bekerja layaknya seperti orang dewasa dan “anak yang bekerja” atau anak melakukan pekerjaan karena membantu orangtua dan merupakan bagian dari proses belajar. Selanjutnya, dijelaskan tentang bentuk-bentuk pekerjaan terburuk bagi anak, dimana bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) termasuk di dalamnya.

Setelah diberikan pengantar, peserta kemudian diminta untuk menceritakan pengalamannya sebagai pekerja anak dan apa yang menyebabkan mereka terpaksa harus bekerja. Dari sesi ini, diketahui ada banyak cerita pilu yang dialami oleh mereka. Ita (bukan nama sebenarnya) yang baru berumur 15 tahun bekerja di tempat foto copy dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam.

Ironisnya dia hanya diupah sebanyak 500 ribu rupiah per bulan. Lina (juga bukan nama sebenarnya) salah seorang pekerja anak di SInjai, ditarik dari salah satu pabrik roti di Makassar. Masih berusia 15 tahun, Lina terpaksa putus sekolah dan bekerja layaknya orang dewasa. Menurutnya dia tidak ada pilihan lain, karena harus membantu orang tua dan empat orang adik-adiknya yang masih kecil.

Selain masalah ekonomi, beberapa anak juga mengemukakan alasan tidak lagi melanjutkan sekolah karena sudah merasa nyaman bisa mencari uang sendiri. Namun ada juga yang karena diminta untuk membantu orang tua yang bekerja sebagai nelayan atau tukang bangunan.

Menanggapi cerita dari peserta, Rasyidi kemudian menjelaskan bahwa, saat ini hampir tidak ada alasan bagi anak untuk tidak lagi melanjutkan pendidikan apalagi dengan alasan ekonomi. Karena pemerintah telah menyediakan berbagai program untuk memastikan setiap anak bisa mendapatkan haknya atas pendidikan. Untuk itu diharapkan setelah kegiatan, semua anak bisa kembali bersekolah atau mengikuti program pendidikan di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang relevan dengan kebutuhan mereka.

Ribuan Pelaku UKM SeSulSel Meriahkan City to City Grounded

Jurnalpost – Ribuan Pelaku UMKM seSulawesi Selatan hadir dan memeriahkan gelaran seminar Entrepreneur City to City Grounded yang dilaksanakan beberapa hari lalu (07/05/2017), kegiatan yang berlangsung di Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain, Universitas Islam Makassar ini, menghadirkan Coach Coach luar biasa dari para alumni Grounded Bisnis Indonesia, beberapa peserta yang hadir tampak sangat antusias mengikuti jalannya acara, dimana diantara mereka juga tampak berusaha untuk berfoto dengan para pembicara, dan beberapa yang lainnya mencoba untuk mengambil waktu agar bisa berdiskusi dengan lebih dekat disela sela kegiatan seminar.

Ribuan Pelaku UKM SeSulSel Meriahkan City to City Grounded
Coach Fitrah Jaya Saleh memberikan Materi tentang Internet Marketing

Sementara itu dalam sambutan pembukaannya Rektor Universitas Islam Makassar yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan dan Kerjasama Kelembagaan, Dr Muammar Bakry mengungkapkan, : kami sangat bahagia dan mendukung penuh kegiatan yang sangat luar biasa ini, dan semoga lewat kegiatan ini, kita bisa sama sama mengambil banyak ilmu baru yang nantinya dapat diaplikasikan dalam usaha yang saat ini tengah di jalani oleh para pelaku UKM. Sementara itu Presiden Genpro Area Sulawesi Selatan Rusdi Hidayat Jufri dalam sambutannya juga menyebutkan bahwa pihaknya sangat bersyukur bisa mengawal kegiatan ini mulai dari persiapan hingga tiba dihari pelaksanaan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para Coach yang sudah hadir menjadi bagian utuh dalam pelaksanaan seminar City to City Grounded 2017.

Event yang menghadirkan pembicara utama Dr.Fahmi ini juga dihadiri oleh beberapa Coach alumni Grounded Bisnis diantaranya adalah Coach Abi Darwis, Coach Armala, Coach Fitrah Jaya Saleh, Coach Rendy, Coach Suryadin Laodan, dan Coach Dr. Agoeng, masih masing Coach ini memiliki keahlian yang berbeda beda, mereka selain sebagai pembicara public dibidang pengembangan dan strategi bisnis, juga merupakan seorang bisnis owner yang sudah sangat sukses. Selain seminar, dalam event yang berlangsung dari pukul 08 pagi sampai menjelang maghrib ini juga diisi dengan kegiatan pameran produk UKM, dimana diantaranya adalah pemaren UKM kuliner, kerajinan dan busana muslim.

Ditempat terpisah Ryan salah satu peserta yang juga seorang penggiat UKM muda dengan brand UKMnya Jeka Siomay, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini, dimana menurutnya kegiatan ini sangat luarbiasa karena dapat menghadirkan banyak pembicara yang hebat dalam satu panggung, Ryan juga menambahkan bahwa; sesi acara yang paling disukai adalah parade coaching, dimana para peserta bisa ikut kelas kilat dengan pembicara yang bisa dipilih sendiri.

- Advertisement -

LATEST NEWS

RANDOM NEWS