Topik: Polri

Aparatur Jangan Cuti 11 – 15 Juli, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal

JAKARTA, JURNALPOST.COM – Setelah pelaksanaan cuti bersama Idul Fitri berakhir, harus dipastikan seluruh aktivitas instansi pemerintah, terutama penyelenggaraan pelayanan publik harus sudah berjalan normal. Karena itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengimbau para pimpinan instansi pemerintah tidak memberikan cuti tahunan kepada pegawai di lingkungannya pada anggal 11 – 15 Juli 2016.

Aparatur Jangan Cuti 11 - 15 Juli, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal

Imbauan tersebut dituangkan dalam Surat Menteri PANRB kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, para Kepala LPNK, pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, pimpinan Kesekretariatan LNS, para Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia.

Melalui surat bernomor B/2337/M.PANRB/06/2016 tertanggal 27 Juni 2016, tentang Himbauan Untuk Tidak Memberikan Cuti Tahunan Sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1437 H, Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi menyampaikan, dalam rangka optimalisasi pelayanan publik setelah pelaksanaan cuti bersama Iedul Fitri 1437 H, setidaknya terdapat 5 hal yang harus diperhatikan.

“Untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal, setelah pelaksanaan cuti bersama berakhir seluruh aktivitas instansi pemerintah harus sudah berjalan normal. Kita tentunya tidak ingin masyarakat mengalami kesulitan dalam pengurusan surat kependudukan, layanan SIM dan STNK , keimigrasian, BPJS kesehatan, serta layanan publik lainnya yang bersifat mendasar dan urgent,” ujar Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi, Senin (27/06).

Bagi Aparatur Negara, baik PNS maupun anggota TNI dan POLRI yang pada saat cuti bersama, karena tugasnya harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, misalnya pegawai Rumah Sakit, petugas Imigrasi, Bea Cukai, Lembaga Pemasyarakatan, Polisi Lalu Lintas dan lain-lain, sehingga tidak dapat menikmati cuti bersama, dapat diberikan cuti tahunan.

Himbauan ini agar diteruskan kepada seluruh jajaran Instansi Pemerintah masing-masing sampai ke unit organisasi yang paling rendah, serta melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan himbauan ini untuk menjaga kedisiplinan Aparatur Negara, baik PNS maupun anggota TNI dan POLRI.

Lebih lanjut lagi, Menteri Yuddy menjelaskan bahwa agar para Aparatur Negara dapat memanfaatkan waktu libur dengan sebaiknya serta dapat dijadikan moment penyegaran bersama keluarga agar ketika kembali bekerja pada tanggal 11 Juli nanti para ASN dapat kembali memberikan performa terbaiknya dalam melayani masyarakat.

Untuk mengunduh Surat Edaran ini, seluruh instansi pemerintah dapat mengunjungi situs resmi Kementerian PANRB RI di alamat ini Surat Edaran terkait Himbauan untuk tidak cuti tanggal 11-15 (HUMAS MENPANRB)

2 Wanita Tewas Tabrak Avansa Saat Kejar Jambret

JURNALPOST.COM, SUNGGUMINASA – Dua perempuan warga Desa Pallantikang, Kecamatan Pattalasang, Gowa, Nurhikma (17) dan Nirwana (20), tewas menabrak sebuah mobil Avanza, di Jl Poros Dato Pagentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba, Rabu (20/1/2016).
Keduanya yang mengendarai motor tewas setelah mencoba mengejar pelaku jambret.

Dari keterangan Penyidik Lakalantas Polres Gowa, Aipda Ardiansyah, keduanya dijambret saat melintas disekitaran TKP.
“Pelaku menarik handphone salah satu korban, karena jarak pelaku yang masih dekat, korban mengejar. Tapi dari arah berlawanan ada mobil lewat, langsung menabrak hingga meninggal, ” katanya saat ditemui di RSUD Syekh Yusuf Gowa.

Korban Jambret Tewas Tabrak Avansa
Korban Jambret Tewas Tabrak Avansa

Korban lalu dilarikan ke rumah sakit. Sementara pelaku berhasil lolos dan mobil yang ditabrak korban juga lari.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Mochammad Yunus Saputra, mengatakan, polisi masih melakukan pencarian terhadap mobil Avanza yang berwarna abu-abu.

“Masih dicari. Sementara rekaman CCTV nihil. Dari dua kamera yang ditemukan, satu kamera rusak dan satunya lagi tidak menyorot kearah jalan,” katanya.

Keluarga korban pun menolak melakukan otopsi. Jasad kedua karyawan pabrik roti itu kemudian dibawa ke rumah duka.(*)

Polres Maros Laksanakan Upacara Kenaikan Pangkat dan Maulid

JURNALPOST.COM, MAROS– Sekitar Pukul 07.30 WITA Pagi tadi (31-12-15) Polres Maros menggelar upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat periode 1 januari 2016 personel di jajaran Polres Maros yang dilaksanakan di halaman apel Mapolres Maros, peserta yang mengikuti upacara tersebut yakni wakapolres maros, para kabag, kasat, perwira dan seluruh Kapolsek Jajaran serta ibu ketua Bhayangkari cabang dan seluruh pengurus bhayangkari cab.maros.

Dalam kegiatan upacara korps Raport ini personil yang naik pangkat sebanyak 84 orang, terdiri dari 16 personil Perwira serta 68 Personil Bintara, Kapolres Maros Akbp. Lafri Praseyono SIK bertindak sebagai Irup dalam upacara tersebut menyampaikan selamat, bagi rekan-rekan personel yang naik pangkat setingkat lebih tinggi, baik Perwira Maupun Bintara. Hal itu merupakan wujud pengharagaan dan prestasi yang diberikan pimpinan kepada personel Polri yang telah berdedikasi serta berkontribusi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama ini. Meskipun tugas selama ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan, namun tetap menunjukan dedikasi, loyalitas dan integritas tinggi, sehingga penilaian pimpinan, saudara berhak mendapat kenaikan pangkat tersebut.

Personil Polres Maros Naik pangkat
Personil Polres Maros Naik pangkat

“Apa yang saudara dapatkan hari ini, kata Kapolres, tentu berdasarkan penilaian unsur pimpinan terhadap kinerja, perilaku, pelaksanaan tugas yang tidak terputus dan tidak cacat, dan ke depan dituntut lebih profesional, berintegritas supaya semakin di cintai masyarakat dalam menunaikan tugas pengabdian untuk menjadikan Polri lebih baik, Semoga kenaikan pangkat ini dapat dijadikan sebagai motivasi dalam melaksanakan tugas dan tanggug jawab, dan dapat memberi kesejahteraan bagi keluarga,”Ujarnya Kapolres Maros saat membawakan Amanatnya

Usai pelaksanaan upacara Korps Raport, bapak Kapolres Beserta seluruh anggota dan Bhayangkari menyalami dan memberikan suport kepada seluruh personil yang melaksanakan Korps raport.

Setelah seluruh rangkaian Upacara selesai, dilanjutkan dengan Acara Peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, yang kemudian dirangkaikan dengan Syukuran kenaikan Pangkat serta bersyukur dengan keadaan Kamtibmas di wilayah hukum Kab.Maros yang tetap kondusif.

Dalam kegiatan Maulid ini Kapolres Maros dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh personil serta bhayangkari agar dapat mencontoh keteladanan akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW. Sebagai inspirasi Revolusi mental bagi kita semua untuk mewujudkan Aparatur yang bersih dan berintegritas.

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan tauziah oleh KH.Muh.Nur Kosim Kalili yang menyampaikan tentang hikmah dan manfaat perayaan maulid serta menjelaskan beberapa ahlak dan sunnah rosul untuk bisa diimplementasikan pada tugas sehari-hari.
Selain itu pada giat maulid ini, juga diadakan lomba menghias bakul maulid yang diikuti oleh seluruh bagian,satuan fungsi dan seluruh jajaran Polres maros,yang dimana Bag sumda mendapat poin tertinggi dalam perlombaan tersebut.

Polisi Republik Indonesia Torehkan Tinta Emas di Mata Dunia

JURNALPOST.COM, JAKARTA, Sebanyak 140 orang polisi Indonesia yang tergabung dalam Satgas FPU (Formed Police Unit) akhirnya kembali ke Tanah Air. Mereka baru saja mengabdikan dirinya di Darfur, Sudan untuk mencapai misi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dalam bidang perdamaian dunia.

Selain FPU, 9 anggota polisi yang merupakan perwakilan Indonesia melalui jalur Individual Police Officer (IPO) juga kembali ke Indonesia. Mereka dianugerahi penghargaan Satyalancana Bhakti Buana.

Polisi Republik Indonesia Torehkan Tinta Emas di Mata Dunia
Upacara keberangkatan IPO (Individual Police Officer) Jumat 8/8/2014 foto: Jawapossmakassar.com, M.Akbar Rahman

Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan memberikan apresiasi kepada polisi FPU dan IPO yang menjadi perwakilan Indonesia ke luar negeri.

“Saya apresiasi, dengan semangat dan disiplin yang ditunjukkan oleh perwira dan brigadir Polri sehingga bisa menorehkan tinta emas dalam kiprah Polri di mata dunia. FPO mampu menjadi yang terbaik dari 14 kontingen dari 14 negara yang mengabdi di Sudan. Sementara IPO mampu memeroleh nilai tertinggi hingga 95 persen,” ujar Wakapolri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12/2015/[okezone]).

Budi Gunawan menambahkan, tidak banyak anggota Polri yang dapat dipercaya membawa misi dengan bendera PBB ini. Ia berpesan kepada perwira dan brigadir yang telah kembali ke Tanah Air agar menjadikan pengalaman yang ada di Sudan menjadi pengabdian di Indonesia.

“Saya harap mereka bisa menjadi contoh dan segera lakukan penyesuaian kembali di tempat bertugas guna melanjutkan pengabdian sebagai bayangkara negara,” jelasnya.

Polisi Indonesia yang menjalani proram FPU dan IPU ini menjalani tugas di Darfur, Sudan selama kurang lebih satu tahun. Mereka mulai bertugas sejak November 2014 dan kembali Desember 2015.

Polri Terjunkan 80 ribu Personel Amankan Natal & Tahun Baru

JURNALPOST.com, JAKARTA – Sekitar 80 ribu personel di turunkan Polri dalam Operasi Lilin 2015 guna mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 yang bakal disebar di seluruh daerah di Indonesia dan akab bergabung dengan unit yang lain berjumlah 70 ribu personel.

” ‎Personel dari Polri sekitar 80 ribu. Lalu dari satuan terkait seperti TNI ada 70 ribu, ” Tutur Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2015).

Polri Terjunkan 80 ribu Personel Amankan Natal & Tahun Baru

‎Badrodin menjelaskan, dalam operasi ini, ada 13 Polda yang menjadi prioritas paling utama pengamanan. Hal semacam ini dikarenakan di daerah tersebut banyak orang-orang yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

” ‎Ada 13 Polda yang jadi prioritas pengamanan lantaran aktivitas di sana untuk Natal dan Tahun Barunya padat. Termasuk kegiatan masyarakatnya tinggi, jadi rawan. Sisanya Polda diluar 13 ini, prioritas ke-2. Seluruhnya tetap diamankan, ” terang Badrodin.

Badrodin mengungkapkan sebelum akan melakukan Operasi Lilin yang bakal diawali sebelum perayaan Natal sampai tanggal 3 Januari 2016, Polri sudah mengambil keputusan status siaga 1 yangmulai sejak 7 Desember 2015.

Walau sudah menurunkan beberapa puluh ribu personel, Badrodin terus meminta masyarakat tidak lengah dalam mewaspadai ancaman aksi teror.

” Ya, selalu potensi ancaman teror, selalu kita tempatkan diurutan yang pertama, karena itu merupakan suatu ancaman yang setiap waktu dapat terjadi pada saat aparat keamanan termasuk kewaspadaan dari masyarakat juga lengah, ” pungkas Badrodin./ Bayu Septianto (ok)

- Advertisement -

LATEST NEWS

RANDOM NEWS