Topik: Masyarakat

Peran Serta Masyarakat Bisa Dorong Kemajuan Sekolah

Peran Serta Masyarakat Bisa Dorong Kemajuan Sekolah
Ikhsanuddin Noor, Sekretaris Disdikbud Kutai Kartanegara membuka pelatihan Porgram PINTAR Tanoto Foundation Praktik Baik Peran Serta Masyarakat untuk peningkatan kualitas sekolah. Program ini terselenggara berkat kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kemenag Kukar diadakan di hotel Elty, Kutai Kartanegara, 21 Februari 2019

Kutai Kartanegara, Kaltim, Jurnalpost – Saat pelatihan Program PINTAR Praktik Baik Peran Serta Masyarakat yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation bekerjasama dengan Dinas Pendidikan & Kebudayaan dan Kemenag Kukar, Ikhsanuddin Noor, Sekretaris Disdikbud Kukar menyatakan pentingnya pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sekolah.

“Tantangan pendidikan ke depan semakin berat. Peran serta masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dan kemajuan sekolah,” tegasnya di depan 34 komite, guru dan kepala sekolah peserta pelatihan yang diadakan di hotel Elty, Kutai Kartanegara, 21 Febuari 2019.

Salah satu aspek pelibatan masyarakat yang penting menurutnya adalah dalam gerakan literasi sekolah. “Siswa dengan perpustakaan itu ibarat air dan ikan. Jadi perpustakan mesti dibenahi, menjadi lebih nyaman, lebih menarik dan lebih membuat siswa kerasan berenang di dalamnya,” tegas sekdis yang baru dilantik Januari 2019 ini.

Sambil menyitir ayat suci yang memerintahkan manusia sering membaca, ia mendorong sekolah untuk bekerjasama dengan perusahaan. “Perusahaan harus terlibat dalam pendidikan. Komite sekolah bisa mencarikan perusahaan sebagai “bapak asuh” untuk memajukan sekolah,” ujarnya.

Reading Day di MI As Syauqi Kukar

Salah satu sekolah di Kukar yang sudah melibatkan secara aktif peran serta masyarakat dalam gerakan literasi sekolah adalah MI As Syauqi. Madrasah ini mendirikan pojok baca di tiap kelas, membuat taman baca dan menyelenggarakan reading day yang bekerjasama dengan perusahaan penerbitan buku Airlangga.

Pojok baca di kelas diisi buku-buku yang disumbangkan oleh orang tua siswa. “Jadi setelah ikut pelatihan Tanoto Foundation, kami langsung sosialiasasi program literasi ke orang tua siswa lewat grup whatsapps. Beberapa orang tua siswa langsung menyanggupi menyumbang buku, dan akhirnya diikuti oleh yang lain karena pemberitaan di grup itu,” ujar Iip Syarifah, Kepala Madrasah.

Selain dengan masyarakat, madrasah juga bekerjasama dengan perusahaan penerbitan buku Airlangga menyelenggarakan program Reading Day. Program tersebut muncul setelah madrasah mengajukan usulan ke perusahaan penerbitan buku tersebut.

“Karena kami membeli buku mereka, kami meminta mereka juga memberikan pelayanan ke sekolah. Nah diantaranya peran serta mereka dalam literasi,” ujar Iip Syarifah.

Dalam program yang sudah dimulai di awal bulan Agustus 2018 ini, perusahaan membawa buku-buku cerita ke sekolah. Para siswa dipersilahkan membaca buku tersebut, dan menceritakan kembali.

Bagi mereka yang berani dan mampu bercerita dengan baik, penerbit Airlangga memberikan hadiah buku cerita. Waktu yang dialokasikan untuk program ini adalah satu jam, dan sudah dilaksanakan dua kali.

”Januari lalu kami mengajukan ke Airlangga agar program ini dilakukan secara rutin seminggu sekali. Bergiliran tiap kelas. Pihak Airlangga menyetujui,” ujar Iip Syarifah.

Selain kegiatan tersebut, pihak Airlangga juga pernah sekali memberikan pelayanan transport bus gratis ke siswa untuk pergi bersama-sama ke perpustakaan daerah. Saat ini juga madrasah sedang merintis pembangunan taman baca.

Selain peningkatan mutu pembelajaran, manajemen sekolah, literasi dan peran serta masyarakat menjadi fokus program PINTAR Tanoto Foundation untuk peningkatan kualitas sekolah. Di Kaltim, program yang dimulai akhir tahun 2018 ini akan berlangsung sampai lima tahun.

Madrasah Berkembang Pesat, Karena Rutin Curhat dengan Masyarakat

Madrasah Berkembang Pesat
Sartono Kasi Penma Kemenag Balikapapan saat membuka kegiatan Pelatihan Praktik Baik Peran Serta Masyarakat di hotel Swiss Bellin Balikpapan, 10 Januari 2019

Balikapapan, Kaltim, Jurnalpost – Menurut Sartono, Kasi Pendidikkan Madrasah Kemenag Balikpapan, peran komite dan masyarakat sangat sentral dalam pengembangan sekolah. Bahkan ia menegaskan komite adalah ruh sekolah. “Tanpa bantuan komite, madrasah yang dulu saya pimpin tidak pernah semaju saat ini. Komite telah menggerakkan masyarakat menyumbangkan dana, pemikiran dan tenaga untuk membantu madrasah kami berkembang,” ujarnya ketika membuka Pelatihan Praktik Baik Peran Serta Masyarakat yang diadakan oleh Tanoto Foundation bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kemenag Balikpapan untuk para komite, kepala sekolah, dan guru dari 16 SD/MI mitra Tanoto Foundation Balikpapan.

Pentingnya peran serta masyarakat juga telah dirasakan oleh Gunanto Kepala Madrasah MI Nahdatul Ulama Balikpapan. Menurutnya madrasahnya berkembang pesat karena pergerakan komite yang massif untuk menggerakkan masyarakat mendukung madrasah.

Untuk menggerakkan masyarakat dan komite sekolah agar mau membantu sekolah dengan baik, menurut Gunanto ada dua hal utama yang harus dilakukan,”Pertama adalah transparansi. Saya selalu melaporkan pemasukan dan pengeluaran sekolah, bahkan sampai gaji para guru saya laporkan ke komite sekolah, komite atau paguyuban kelas dan masyarakat. Kedua adalah sifat rendah hati dan menunjukkan kemajuan dan prestasi,” ujarnya.

Pak Gunanto memiliki cara sendiri agar bisa melaporkan perkembangan sekolah ke masyarakat dan memantik keperdulian mereka yaitu lewat lewat pertemuan yang di dalamnya berisi laporan dan diskusi perkembangan sekolah, pengajian, arisan dan penggalangan dana yang diadakan setiap bulan sekali di musholla sekolah.

“Setiap bulan sekali, saya curhat terhadap semua anggota komite dan masyarakat tentang masalah-masalah madrasah, melaporkan semua pemasukan dan pengeluaran, alokasi-alokasinya dan mana-mana yang masih dibutuhkan bantuan masyarakat. Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat menjadi tahu mana yang masih butuh bantuan mereka. Pengajian yang diadakan juga menumbuhkan keperdulian mereka untuk membantu,” tegas salah satu Fasilitator Daerah Program PINTAR Tanoto Foundation ini.

Berkat ‘curhat’ rutin tersebut masyarakat akhirnya tergerak membantu pengadaan buku untuk literasi, pengadaan amplifier, pembangunan tangga dan toilet, dan banyak lainnya.

“Salah satu yang luar biasa adalah peran serta masyarakat saat madrasah mengadakan Muharram Fair MI Nahdatul Ulama kemarin. Siswa-siswa bersama guru kelas dan komite kelas membuat benda-benda prakarya seperti tempat tisu, tempat permen dan lain-lain dari barang bekas. Benda-benda itu dijual pada bazzar siswa dan semua barang laku hingga memberikan masukan untuk kelas,”katanya bangga.

Menurutnya, tiap kelas memperoleh dana masukan 200 sampai 300 ribu karena kegiatan tersebut dan dibelikan untuk alat kebersihan seperti sapu, penghapus dan lain-lain.

Berkat peran yang besar dari masyarakat, tampilan MINU banyak berubah, dan murid yang mendaftar ke MINU juga semakin bertambah. “Kami terpaksa menolak banyak siswa yang mau mendaftar ke sini,” ujar Gunanto

Mengaktifkan peran serta masyarakat juga telah dilakukan oleh MIN 1 Balikpapan untuk membangun pagar madrasah tersebut. “Setelah bertemu komite dan masyarakat, masyarakat secara sukarela membantu menyumbangkan semen, batu bata, dan lain,” ujar Agus Hardiyanto, Kepala Madrasah.

“Komite sekolah memiliki fungsi untuk menggerakkan masyarakat perduli sekolah. Komite harus benar-benar memahami fungsi dan perannya. Selama ini saya lihat beberapa komite hanya ditunjuk dan kurang mengetahui tugas-tugasnya,” ujar Mukiran Kabid pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan yang baru diangkat akhir bulan 2018.

Baik Sartono maupun Mukiran menyatakan apresiasinya terhadap Tanoto Foundation yang telah memperhatikan komite dengan memberikan mereka pelatihan khusus. “Baru kali ini ada pelatihan khusus untuk komite, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tanoto Foundation. Semoga mereka semakin tahu fungsi dan tugasnya” ujar Sartono.

Masyarakat Kampung Dodaiya Minta Bantuan Perhatian Pemkab Selayar

SELAYAR, JURNALPOST – Merasa ‘dianak tirikan’, masyarakat kampung Dodaiya, Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan memohon perhatian serius pemerintah kabupaten untuk segera mengalokasikan anggaran pembenahan infrastruktur jalan menuju kampung Dodaiya yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Masyarakat Kampung Dodaiya Minta Bantuan Perhatian Pemkab Selayar

Masyarakat juga memohon bantuan kebijakan pemerintah kabupaten untuk dapat mengalokasikan anggaran pembenahan infrastruktur jalan pemukiman yang sementara dalam kondisi rusak parah.

Alokasi anggaran serupa diharapkan dapat ikut menyentuh beberapa bagian infrastruktur jalan pemukiman yang sampai hari ini sama sekali belum tersentuh perhatian baik dari pemerintah desa maupun dari pemerintah kabupaten.

Kepala Dusun Dodaiya, Muh. Amin juga mengharapkan perhatian extra pemerintah kabupaten untuk pengalokasian anggaran pembangunan tanggul penahan tanah dan fasilitas jamban keluarga.

Lebih lanjut, Muh. Amin memohon bantuan kerjasama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kepulauan Selayar untuk dapat mengalokasikan anggaran pengadaan sarana-prasarana tempat sampah lengkap bersama armada motor sampah yang diharapkan akan dapat meminimalisir sampah buangan rumah tangga di kawasan pesisir pantai.

Bantuan perhatian dan kerjasama juga diharapkan datang dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk dapat melakukan survey lokasi sumber air bersih sumur Kantuha yang diharapkan warga dapat dialirkan ke kawasan pemukiman.

Terakhir, pihaknya ikut meminta bantuan kerjasama Dinas Kepariwisataan untuk dapat mengalokasikan anggaran proyek pembangunan infrastruktur jalan pantai ruas Dusun Dodaiya yang bertujuan untuk mendukung terwujudnya kebijakan kawasan ekonomi khusus berbasis wisata bahari.

Selaku pemerintah dusun, Muh. Amin berharap bantuan perhatian pemerintah kabupaten dengan sendirinya akan dapat memangkas kesan ‘anak tiri’ yang selama ini dirasakan oleh warga masyarakat Dusun Dodaiya.

Pernyataan ini dilontarkan Muh. Amin saat disambangi wartawan di sela-sela kegiatan pra TMMD 102 tahun 2018. (fadly syarif).

Futsal Dapat menjadi Alat Pemersatu Dan Kerukunan Masyarakat

JAKARTA, JURNALPOST – Untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan antar warga, kelurahan Gandaria Selatan menggelar Lurah Cup Gandaria Selatan, turnamen futsal antar RW. Berlokasi di lapangan futsal kawasan Fatmawati belum lama ini. Kegiatan tersebut ramai diikuti oleh perwakilan RT-RW. Karena kekompakan ini, tak heran jika beberapa waktu lalu kelurahan Gandaria Selatan mendapatkan penghargaan Kelurahan Sadar Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM.

Menurut Lurah Gandaria Selatan H. Muhammad Zen kegiatan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. “Dengan acara ini masyarakat dapat lebih mengenal satu sama lain dan ini semakin memperkokoh kerukunan antar ketua RT-RW. Acara seperti ini akan digelar setiap tahunnya,” jelasnya. Selain masyarakat, acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Cilandak Tomy Fudhihartono, pengurus pondok pesantren Miftahul Ulum KH Muhidin, ketua DPD Garda Pemuda NasDem Jakarta Selatan Reky Irawan dan pegiat hak perempuan dan anak Ida Laniari.

Tokoh pemuda Jakarta Selatan Ari Surya Subrata mengungkapkan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya selain menumbuhkan kekompakan antar warga, ini juga berdampak positif terhadap semangat sepak bola dikalangan masyarakat. “Bola menjadi perekat masyarakat lintas latar belakang. Kegiatan ini menjadi ajang persatuan masyarakat agar tidak mudah terpecah,” ujar pria yang akrab disapa Ata kepada wartawan, Jumat (13/10). Pemilik Rumah Makan Taliwang Bersaudara ini mengatakan kegiatan ini diharapkan akan terus digelar setiap tahun. “Warga RW 01 tempat saya tinggal memberikan dukungan kepada ketua RW kami, H. Hikam dalam pertandingan ini. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi warga dengan aparat pemerintahan dan ini tentu memiliki dampak positif,” sambungnya.

Secara terpisah, Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Ignatius Indro mengatakan sepak bola menjadi alat pemersatu masyarakat dari berbagai segmen. “Apalagi saat ini PSTI tengah mendorong pemerintah untuk mengajukan proposal Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia.” Menurutnya, Indonesia lebih baik mengajukan proposal sendiri sehingga sebagai bangsa tidak perlu tergantung dengan AFF.

“Menjadi Tuan Rumah tunggal tentu lebih menguntungkan Indonesia, karena kita bisa menentukan venue pertandingan dari Sumatera hingga Papua sehingga keuntungan dan kegembiraan sebagai tuan rumah bisa dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Tinggal bagaimana masing-masing daerah bisa meningkatkan infrastrukturnya,” tandasnya. (*)

IMM: 3 Mobil Baru Pandeglang Susahkan Masyarakat

JURNALPOST – Hadirnya 3 mobil mewah beriringan keparkiran Pendopo pada hari Selasa, (29/8/17). Ketiga mobil mewah itu berjenis Toyota Fortuner, Satu unitnya, dihargai sekitar Rp 580.900.000. Namun hadirnya mobil tersebuat buat kaget Masyarakat Pandeglang.

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pandeglang. Nurman menyampaikan. Kami bukan menolak Pembeliat 3 Unit mobil milik Pemkab Pandeglang tersebut. Karena wajar saja. Anggap saja itu adalah bonus dari Rakyat untuk mempermudah transportasi pemerintah.

Namun kalau pembelian mobil terlalu berlebihan dan harganya lomayan tinggi kayaknya Masyarakat menolak itu. Coba kita renungkan terlebih dahulu. Bukannya Pandeglang ini masih lemah dalam pembangunan, Inprastruktur di tiap-tiap kecamatan masih hancur jelas-jelas itu dinikmati masyarakat. Seandainya anggaran pembelian 3 unit mobil Fortuner satu unitnya senilai 580.900.000 digunakan untuk pembangunan inprastruktur jalan, pendidikan, ekonomi. Mungkin beberapa kecamatan di Pandeglang sudah lomayan baik, tidak ada lagi anak sekolah becek-becekan ketika berangkat kesekolah. Ujarnya.

Lanjut Nurman. Atau anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan sekolah mungkin tidak ada lagi anak sekolah ketika belajar kebocoran/kepanasan, bahkan jika dana tersebut digunakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat mungkin tak ada lagi masyarakat yang gantung diri gara-gara Faktor Ekonomi.

Kabupaten Pandeglang sangat masih jauh dari harapan Masyarakat. Karna keinginan Masyarakat bukan Mobil Mewah. Tetapi Pembangunan yang jelas tersentuh langsung oleh Masyarakat. (pr)

Ribuan Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat Bersama FEMME dan YKPI

Makassar, Jurnalpost – Sekitar 2000 masyarakat kota Makassar, ikut memeriahkan kegiatan jalan sehat hari ini, dimana acara ini sebagai rangkaian kegiatan grand launching FEMME dan Celebes Beauty Fashion week 2017 yang akan berlangsung pada 29 Maret sampai dengan 2 April 2017 mendatang, hal inilah yang menjadikan FEMME ditahun ini berbeda dibanding tahun tahun sebelumnya. FEMME ingin mengawali kegiatan yang dapat bermanfaat bagi semua pihak termasuk melalui jalan sehat yang menjadi wujud Kepedulian FEMME terhadap kesehatan masyarakat, serta ingin mendekatkan FEMME kepada masyarakat luas.

Ribuan Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat Bersama FEMME dan YKPI

Jalan sehat digelar pagi ini (Minggu,05 Maret 2017), dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Agus Arifin Nu’mang, bersama Walikota Makassar Mohammad Ramadhan Pomanto dan kadis Pariwisata Makassar Rusmayani Majid, tidak hanya itu kegiatan yang mengambil lokasi star di Monumen Mandala Makassar ini, juga dihadiri oleh ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Agum Gumelar, ibu Ibu IWAPI dan pihak dari sponsor utama FEMME yakni BRI .

Kegiatan Jalan sehat ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia dalam upaya meringankan beban bagi penderita kanker payudara sekaligus wujud motivasi bahwa FEMME mendukung gerakan YKPI atau Yayasan Pita Pink. Pemberian bantuan dilakukan lebih awal, yang biasanya di salurkan pada saat FEMME berlangsung.

Hal ini dilakukan bersamaan dengan jalan sehat sebagai sosialisasi bagi masyarakat utamanya bagi perempuan yang rentan kanker payudara agar senantiasa menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini dari kanker payudara. Gerakan jalan sehat yang di gelar FEMME dinilai sejalan dengan visi misi dari Yayasan Kanker Payudara, untuk itu FEMME tidak hanya membahas fashion bagi perempuan tetapi juga memiliki kepedulian terhadap dunia kesehatan dan lingkungan khususnya bagi perempuan.

Chairwoman FEMME Icha A.Z.lili menjelaskan jika jalan sehat yang di gelar ini merupakan salah satu dari banyak kegiatan yang sudah disiapkan untuk perhelatan FEMME tahun ini, Icha pun berkomitmen untuk memberikan perhatian dalam isu isu sosial masyarakat, utamanya yang berkaitan dengan kepentingan perempuan, kemandirian perempuan dan peningkatan karya perempuan Indonesia. Hal ini telah terbukti dengan melibatkan pengrajin ataupun desainer dalam perhelatan FEMME nantinya untuk memamerkan hasil karyanya, mengangkat budaya seperti akan menghadirkan kain tradisional khas Sulawesi Selatan yang tentunya sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini. (Icha A.Z Lili, S.H/Chairwoman/pr)

Majdah Agus Ajak Masyarakat Kelurahan Bulou Taddaburi Alqur’an

Jurnalpost – Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan Majdah Agus Arifin Nu’mang memberikan pengajian dihadapan majelis taklim Kelurahan Buloa, Jum’at (3/3/2017) bertempat di Masjid Nurul Qur’an Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Makassar.

Majdah Agus Ajak Masyarakat Kelurahan Bulou Taddaburi Alqur'an

Majdah Agus Arifin dalam tausiahnya dihadapan Ibu-Ibu Majelis Taklim untuk jangan malu-malu mengakui kalau tidak tahu membaca Alqur’an, selama masih hidup jangan menyerah untuk selalu belajar, karena sebagai umat Islam Alqur’an adalah petunjuk atau pedoman, olehnya itu jangan malu untuk belajar, memahami dan menyelami makna Alqur’an.

“Olehnya itu kalau ada warga kelurahan Buloa tidak tahu baca Alqur’an yang sesuai dengan tajwid, janganki malu-malu ke guru atau ustads untuk belajar, mumpung kita masih diberi umur dan kesehatan. ”

Tak berhenti sampai disitu, setelah fasih membaca Alqur’an lanjut ke fase mentaddaburi atau menghayati makna Alqur’an, bagaimana mungkin kita bisa khusyu dalam Sholat, kalau kita tidak mengerti makna Alqur’an, disinilah pentingnya memahami makna Alqur’an. Tambah Majdah yang juga Ketua Pembina Forum Kajian Cinta Alqur’an Sulsel.

Disisi lain memahami Alqur’an tentunya akan membentuk akhlak Qur’ani, mencegah kita semua dari perbuatan keji dan mungkar.

Tak hanya itu Rektor Universitas Islam Makassar ini menghimbau kepada masyarakat Kelurahan Buloa untuk selalu membiasakan membaca Alqur’an melalui mushaf.

Majdah Agus tak lupa menyerahkan bantuan mushaf Alqur’an kepada pengurus Majelis Taklim Masjid Nurul Qur’an Kelurahan Buloa.

Penulis: Andy Muhammad Idris

Masyarakat kecamatan Tamalate Padati Gelaran Qarnaval Qeluarga Qtela

Jurnalpost – Makassar, 18 September 2016, Suasana minggu pagi (18/09/2016 ) dijalan Kumala 2 tepat didepan Kampus Tridarma Nusantara, tidak seperti biasanya, hal ini dikarenakan sekitar lima ratus warga masyarkat dari beberapa kelurahan diwilayah kecamatan Tamalate Kota Makassar hadir dan memeriahkan gelaran event Qarnaval Qeluarga Qtela, yang mana pada hari ini merupakan rangkaian dari titik pertama kegiatan pesta rakyat yang rencananya digelar Qtela dibeberapa kecamatan di Kota Makassar. Dimana kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Wali Kota Makassar Danny Pomanto, yang kebetulan hadir dilokasi kegiatan setelah melakukan peresmian Sekretariat Kombes kelurahan Pak Baeng Baeng dilokasi event yang sama.

Masyarakat kecamatan Tamalate Padati Gelaran Qarnaval Qeluarga Qtela
Ratusan warga memadati event Qarnaval keluarga Qtela

Gelaran Qarnaval Qeluarga Qtela yang agenda kegiatannya juga akan dilaksanakan dilorong kecamatan Rappocini, Tallo, Ujungpandang, Panakukang, dan Kecamatan Tamalanrea ini, diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang cukup menarik, diawali dengan kegiatan gotong royong oleh seluruh Masyarakat di kecamatan Tamalate, kemudian dilanjutkan dengan senam Sumba oleh semua warga yang hadir, serta berbagai games lainnya seperti lomba lipsing, lomba bakiak serta games games berhadiah lainnya.

Dalam keterangan medianya Icha Asisten Brand Manager Qtela yang juga ikut hadir dalam kemeriahan acara ini mengungkapkan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh Masyarakat Kecamatan Tamalate yang sangat luar biasa dalam memeriahkan event Qarnaval Qeluarga Qtela ini, dirinya berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi hiburan serta bagian dari upaya pemberdayaan masayarakat diwilayah lorong lorong di kota Makassar.

Sementara itu ditempat yang sama Andi Irfan salah satu warga di Jalan kumala mengungkapkan; Kami sangat senang pagi ini kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan jadi lebih meriah karena adanya kegiatan Qarnaval Qeluarga Qtela ini, jadi lebih semangat membersihkannya apalagi tadi sudah ikut main games dibothnya Qtela dan dapat hadiah jadi seru sekali, ayah dua orang anak ini juga mengucapkan terima kasih kepada Qtela karena sudah memilih Kecamatan Tamalate dalam rangkaian event Qarnaval Qeluarga Qtela yang digelar di Kota Makassar.

Selain menghadirkan berbagai games menarik dalam event ini juga dihadirkan beberapa both Qtela dimana di both both ini, warga yang hadir dapat langsung membeli varian produk Qtela dan juga berkesempatan untuk membawa pulang banyak hadiah menarik, selain itu tedapat juga harga diskon untuk pembelian tertentu.

Ketua Bidang Hikmah DPP IMM: Pengabdian kepada Masyarakat harus Diimplementasikan

Jurnalpost – Ketua Bidang (Kabid) Hikmah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) resmi menyandang gelar Magister Hukum pada program pasca sarjana Universitas Hasanuddin (Unhas)

Ketua Bidang Hikmah DPP IMM Pengabdian kepada Masyarakat harus Diimplementasikan

Kegiatan kali ini dihadiri seluruh Guru Besar Unhas, dan periode pertama Unhas diikuti oleh 1005 Mahasiswa Pascasarjana. Yang berlangsung selama dua hari, hari pertama adalah wisuda S.1 di Gedung Baruga A. Pangeran Petrani Unhas Rabu-kamis, (7-8/8/2016) yang lalu.

Rektor Unhas Prof. Dr.
Dwia Aries Tina Pulubuhu dia berpesan agar reputasi alumni dapat ditingkatkan untuk meraih Nobel dan karya cipta yang dapat mengharumkan nama Almamater, katanya.

Ketua Kabid Hikmah DPP IMM Muhammad Solihin S meneliti tentang “Cyber Crime di Mabes Polri, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)” kajian wawancara dengan pakar cyber politik, dan kementerian komunikasi dan Informasi.

Lebih lanjut, dia mengharapan bahwa ke depan bisa melakukan pengabdian kepada masyarakat dan mengimplementasikan gagasan dan ilmu yg telah diperoleh selama menjalani proses pendidikan, tuturnya.

Masyarakat Laikang Kajang Sangat Menantikan masuknya aliran Listrik

Jurnalpost – Keresahan Masyarakat Lingkungan Kaluku Lohe kel. Laikang kec. Kajang kabupaten bulukumba kini sudah terjawab sudah karena adanya tanda masuknya aliran listrik yang sempat tertunda dari tahun 2013 silam

Masyarakat Laikang Kajang Sangat Menantikan masuknya aliran Listrik

Proyek listrik adalah anggaran dari Pemda pada tahun 2012 ,berdasarakan data yang diperoleh, anggaran tersebut mencakup 3 lokasi yang tersebar di Bulukumba dari 3 kecamatan , masing-masing daerah tersebut adalah Desa Jojjolo kecamatan Bulukumpa, Desa Tanah Harapan kecamatan Rilau Ale dan Lingkungan Kalukuku Lohe kelurahan Laikang kecamatan Kajang, namun di dua lokasi lainnya yaitu Desa Tanah Harapan dan Desa Jojjolo sudah selesai awal tahun 2013 yang lalu.

Aliran listrik yang sempat tertunda dari tahun 2013 dan berkat bantuan dari lembaga ham (L.HAM) melaporkan masalah ke pemda bulukumba dan pihak PLN berdasarkan data yang akurat sehingga pada 19 mei 2016 ada sedikit kelegaan dengan masuknya tegangan dan pemasangan trapo baru di wilayah daerah Lingkungan kaleleng. Jelasnya JUSLIADI salah seorang pemuda di daerah tersebut (20 mei 2016)

Lanjut: Sampai pada detik ini, masyarakat setempat masih mengharapkan keseriusan pemerintah dalam hal pembangunan listrik tersebut karena persoalan tertundahnya dari tahun-tahun kemarin bukanlah tanggung jawab masyarakat tapi ini merupakan tanggung jawab besar pemerintah. (Syamsuddin s/jp)

LATEST NEWS

RANDOM NEWS