Topik: Masyarakat Keluhkan atas Blangko dan Tinta Habis Disdukcapil Bulukumba

Masyarakat Keluhkan atas Blangko dan Tinta Habis Disdukcapil Bulukumba

JURNALPOST.COM, BULUKUMBA — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba kehabisan Blangko dan tinta KTP-EL. Sehingga beberapa hari  Disdukcapil terpaksa mengeluarkan Surat Keterangan (Suket).

Kepala Dinas  Disdukcapil Bulukumba, Andi Mulyati Nur, pada saat di temui awak media, ia mengatakan Blangko dan Tinta KTP-EL ini habis. Sehingga Disdukcapil harus menerbitkan Suket. Masyarakat diharapkan paham dan bersabar, sampai dengan pengadaan tinta KTP-EL ini selesai hingga Januari.

“Ya, kami terpaksa mengeluarkan Suket karena belum bisa melakukan pencetakan KTP-EL. Tinta untuk mencetak KTP-EL kita habis, kami masih menunggu pengadaan dari pusat dan perusahaan pemenang tender, yang dipastikan tinta itu dikirim pada akhir Januari,” kata Mulyati, Selasa 8 Januari 2019.

Ia melanjutkan, dengan habisnya stok tinta KTP-EL ini, karena adanya peningkatan permintaan pencetakan KTP-EL dari masyarakat. Disebabkan oleh dorongan dan kesadaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2019 dan pengurusan administrasi lainya berbasis KTP-EL.

“Ini sebagai indikator yang baik bagi masyarakat bulukumba. Tingkat kesadaran masyarakat bulukumba sudah mulai baik,” ungkap Mulyati, sesuai dilansir MitraIndonesia.net.

Selain itu, masyarakat Bulukumba sesuai dilansir pedulirakyat.co.id Fajeri mengaku mengeluhkan pelayanan Disdukcapil Bulukumba. Katanya, dirinya berkali-kali ke Disdukcapil tapi tidak pernah selesai KTP-EL yang dia urus karena alasannya pihak Disdukcapil blangko dan tinta KTP-EL habis.

“Kita pahami bersama bahwa, KTP-EL dibutuhkan nanti saat pemilihan, jangan sampai pihak Disdukcapil akal-akalan saja. Kalau sampai hari ini belum bisa pencetakan KTP-EL, siapa nanti akan disalahkan jika dibutuhkan. Sampai Kapan Blangko dan Tinta Disdukcapil Bulukumba Ada? Kami harapkan semoga pihak Disdukcapil khususnya Bulukumba, cepat memperadakan blangko dan tinta KTP-EL,” jelas Fajeri, Rabu, (9/1).(Rls)

LATEST NEWS

RANDOM NEWS