Topik: Lailatul Ijtima

Gelar Lailatul Ijtima, Rais Syuriyah NU Bahas tentang Keluarga

Gelar Lailatul Ijtima, Rais Syuriyah NU Bahas tentang Keluarga

Makassar, Jurnalpost – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Selatan menggelar Silaturahim dan Lailatul Ijtima’ di kediaman Drs KH Amirullah Amri, Jalan Teuku Umar 10 Nomor 46, Kamis (10/1).

Kegiatan itu dihadiri Rais Syuriyah PWNU Sulsel, AGH Dr H Sanusi Baco, Lc, Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel, Dr KH Hamzah Harusn Al-Rasyid, MA serta pengurus Syuriyah dan Tanfidziah NU Sulsel.

Ketua Tanfidziyah Dr KH Hamzah Harun mengunkapkan, bahwa tradisi Lailatul Ijtima’ bagi warga nahdiyin sudah mentradisi sejak dahulu. “Ini sudah sejak lama dilakukan sebagai bentuk mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.

Tak hanya itu dalam sambutannya, akademisi UIM Alauddin ini mengungkapkan, PWNU Sulsel
Insya Allah akan mengadakan kegiatan pelantikan pada 9 – 10 Februari di Makassar, namun waktu tetap akan menyesuaikan jadwal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

“Insya Allah kedepan PWNU Sulsel akan concern pada hal-hal yang sifatnya ideologi transnasional, dimana saat ini muncul gerakan atau pemikiran yang condong ke kiri yang biasa dikenal Islam liberal dan ada juga yang condong ke kanan yang biasa dikenal Islam radikal atau nama lainnya,” ujarnya.

Sementara AGH Dr H Sanusi Baco mengungkapkan bahwa ada lima kebahagiaan di dunia. Pertama istri yang soleha, dimana seorang perempuan paham akan kemauan suaminya, begitupun sebaliknya suami memahami keinginan istrinya. kedua, reski dikampung halaman.

“Tiga, memiliki rumah yang luas yang selalu ditempati berzikir dan menjamu tamu. Artinya sekalipun sempit tetapi kesehariannya rumah tersebut dijadikan tempat sujud maka itulah rumah yang akan membahagiakan kelak diakhirat, Empat, punya anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya. Dan kelima punya tetangga yang baik,” jelas AGH Sanusi Baco.

Lailatul Ijtima, NU Sulsel Yasinan Atas Wafatnya KH Amin Harun

Jurnalpost – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Anregurutta KH Sanusi Baco menyampaikan tausiah dihadapan peserta lailatul ijtima PWNU Sulsel, Kamis (29/12) dikediaman Mustasyar NU Sulsel Prof Tahir Malik yang juga Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Makassar.

Lailatul Ijtima, NU Sulsel Yasinan Atas Wafatnya KH Amin Harun

Menurut Gurutta Sanusi Baco, pertemuan ini sesungguhnya memiliki minimal 2 manfaat, yakni mendapatkan pahala dzikir begitu besarnya pahala dzikir, Nabi Muhammad Saw menggambarkan bahwsanya Allah memerintahkan Malaikatnya untuk mencari majelis dzikir yang mensucikan Allah, meminta ampun, berdoa untuk dimasukkan ke surga dan Allah menyampaikan kepada Malaikatnya bahwasanya Allah telah mengampuni seluruh dosa-dosanya dan akan memasukkannya ke dalam surga.

“Manfaat kedua dari aspek kemasyarakatan yakni terjalinnya silaturrahim sesama manusia, dimana Nabi bersabda “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjang umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.”

Selain itu Gurutta menghimbau kepada jamaah NU yang hadir untuk memberikan keselamatan kepada orang lain, sebagaimana apa yang dsampaikan Nabi Muhammad Saw yakni Muslim yang baik adalah orang yang dapat selamat dari lisan dan tangannya terhadap orang lain. Tambahnya.

Selain itu, panitia Lailatul Ijtima telah mengumunkan atas wafatnya salah satu Wakil Rais Syuriyah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Anregurutta KH M Amin Harun yang telah berpulang kerahmatullah tadi sore (29/12), sehingga pembacaan dzikir khas Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan dan pembacaan surah Yasin yang dipimpin langsung Katib Syuriyah NU Sulsel, KH Ruslan, dikhususkan kepada Almarhum.

Tampak hadir jajaran pengurus tanfidziyah NU Sulsel Arfah Shiddiq, Abd Rahim Mas P Sanjata, Arfin Hamid, Hasid Hasan Palogai, Dekan Fak. Teknik UIM Suradi, Wakil Dekan Fak. Pertanian UIM Herman Nursaman, dan Pengurus Lembaga dan Badan Otonom NU Sulsel.

Penulis: Andy Muhammad Idris (Makassar)

LATEST NEWS

RANDOM NEWS