Topik: berita selayar

Kebakaran Mobil Taruna di Selayar Dipadamkan Dalam Hitungan 16 Menit

Kebakaran Mobil Taruna di Selayar

SELAYAR, JURNALPOST – Dua unit armada mobil damkar dari satuan polisi pamong praja Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Kembali diterjunkan ke lapangan untuk melakukan proses, pemadaman kebakaran mobil taruna warna merah berplat DD 1148 JA yang tengah terpakir di garasi milik warga An. Ahmad Nasser.

Armada Damkar dan Mobil Rangger BPBD Kepulauan Selayar, DD. 9581 PSC, diturunkan ke TKP, pada sekitar pukul 10. 29 Wita, menyusul laporan peristiwa kebakaran mobil yang terjadi pada hari Senin, 25 Maret 2019, pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam insident kebakaran naas yang terjadi pada hari Senin, (25/03) tersebut. Akan tetapi, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pukul 10.40 Wita, seluruh personil damkar, berikut tiga orang Tim Reaksi Cepat BPBD atas nama, Ardiansyah, Firmansyah, dan Fadly Syarif, kembali ke satuan masing-masing, setelah api dipastikan betul-betul telah padam dan kondisi TKP dinyatakan steril, aman, kondusif, dan terkendali. (Fadly Syarif)

TRC BPBD Kep Selayar Jenguk Korban Laka Laut di RSUD

Korban Laka Laut

SELAYAR, JURNALPOST – Giat besuk korban laka laut asal Pulau Kayuadi, Kecamatan Takabonerate dilaksanakan oleh lima orang personil Tim Reaksi Cepat BPBD Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan masing-masing atas nama, Amri, Arsel Saputra, Aditia Pratama Putra, Ramlianto, dan Fadly Syarif.

Giat besuk korban laka laut dilaksanakan pada sekitar pukul 11.00 Wita, hari Selasa, (26/03) siang, bertempat di ruang Instalasi bedah RSUD KH. Haiyung, Benteng. Sebelum menjenguk korban laka laut atas nama Jumadi yang sementara menjalani perawatan intensif di Instalasi Ruang Bedah, RSUD KH. Haiyung Benteng, tim reaksi cepat BPBD Kepulauan Selayar, terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim dr dan tenaga medis yang bertugaa di ruang instalasi gawat darurat.

Kegiatan pengambilan dokumentasi korban, dan season tanya jawab dilaksanakan tim reaksi cepat BPBD Kepulauan Selayar, setibanya di ruang instalasi bedah RSUD KH. Haiyung. Dari hasil tanya jawab, korban teridentifikasi bernama Jumadi (20 thn) asal, Dusun Tangnga-Tangnga, Desa Batang, Kecamatan Takabonerate.

Menurut penjelasan korban Jumadi, peristiwa laka laut terjadi pada hari Jum’at, 22 Maret 2019, pada sekitar pukul 17.00 Wita, bertempat di kawasan zona inti Taman Nasional Takabonerate. Saat kejadian, ketiga korban sedang dalam perjalanan dari Pulau Kayuadi menuju Karumpa, Desa Karumpa, Kecamatan Pasilambena.

Dalam perjalanan, ketiga korban tiba-tiba dikagetkan oleh percikan api dari atas perahu jollor jenis balapan yang sementara melaju. Korban yang panik melihat percikan api, spontan melompat ke dalam laut.

Tidak ada korba jiwa dalam insident kecelakaan tersebut. Akan tetapi, ketiga korban sempat menderita luka serius di sekujur tubuh korban. Akibat peristiwa tersebur, ketiga korban terpaksa harus di rujuk ke Puskesmas Takabonerate dan terakhir, dievakuasi ke RSUD KH. Haiyung, Benteng.

Pasca kejadian, perahu, berikut perlengkapan lainnya dalam kondisi utuh dan masih sempat ditumpangi kembali ke Pulau Kayuadi.

Saat kejadian, korban Jumadi mengaku sedang bersama dua korban lainnya yang masing-masing diketahui bernama Dg. Mallatei, warga Dusun Bonelambere, Desa Nyiur Indah, dan Dg. Palajang, warga Dusun Timoro, Desa Nyiur Indah.
Korban mengaku, sama sekali tidak mengetahui asal percikan api yang mengakibatkan luka parah pada tubuh ketiga korban. (Fadly Syarif)

Kecelakaan Beruntun Renggut Nyawa Karyawan Toko Bahan Bangunan di Selayar

SELAYAR, JURNALPOST – Kecelakaan beruntun menimpa dua orang karyawan salah satu toko bahan bangunan di kota Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, saat tengah akan mengantarkan pesanan semen, milik salah seorang warga di bagian utara kota Benteng.

Musibah kecelakaan menimpa Zul Jalal (26 thn) warga Dusun Kaburu, Desa Kaburu, Kecamatan Bontomanai dan kernetnya, Irsan (26 thn) warga Kampung Beru, Matalalang, Kelurahan Bontobangung, Kecamatan Bontoharu yang tewas terpanggang di atas mobil.

Namun naas, karena dalam perjalanan, ban mobil yang dikemudikan Zul Jalal (26 thn), tiba-tiba meletus dan keluar jalur saat tengah melaju ke arah utara kota Benteng. Mobil baru terhenti, usai menabrak pohon kelapa milik warga di Dusun Borong-Borong.

Tak berselang lama kemudian, mobil meledak dan terbakar di TKP. Melihat hal tersebut, pengemudi mobil pun nekad melompat dan menyelamatkan diri dari amukan si jago merah yang mulai membakar dan melalap hampir seluruh bagian badan mobil.

Selain mengakibatkan kerugian materil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, kecelakaan tragis yang terjadi pada sekitar pukul 14.00 Wita tersebut, ikut merenggut nyawa, Irsan, (26 thn) yang tewas terpanggang dan terjepit di dalam ruangan mobil.

Sebelum menjadi warga Kampung Beru, Lingkungan Matalalang, Kelurahan Bontobangung, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Irsan diketahui juga pernah tercatat sebagai warga kota Butta Toa, Kabupaten Bantaeng.

Pria kelahiran Kotamadya Palopo yang menghembuskan nafas terakhir pada kisaran usia dua puluh enam tahun itu pergi meninggalkan seorang isteri dan seorang puteri yang terbilang masih sangat belia.

Sebelum dikeluarkan dari dalam mobil dan dimasukkan ke kantong jenazah. Proses evakuasi jasad tubuh Irsan sempat berlangsung dramatis dan menegangkan. Puluhan warga masyarakat, ikut turun tangan membantu proses evakuasi yang dilakukan aparat Kepolisian Polres Kepulauan Selayar, bersama anggota Kodim 1415/Selayar.

Jenazah tubuh korban baru berhasil dikeluarkan, setelah armada mobil tronton ikut membantu proses evakuasi dan menarik perlahan-lahan body bagian depan mobil yang ringsek dan menjepit jasad Irsan.

Proses evakuasi yang berlangsung sekitar kurang lebih dua jam tersebut sempat mengakibatkan kemacetan panjang di sepanjang jalan poros Borong-Borong. Antrian kendaraan pribad,i baru terurai, setelah proses evakuasi dinyatakan selesai.

dari TKP, jenazah korban, langsung dilarikan ke ruang Pemulasaran Jenazah RSUD KH. Haiyung untuk menjalani visum et repertum dan autopsi. Selain mengevakuasi jenazah korban, aparat Kepolisian juga ikut mengamankan dan mengangkut bangkai mobil yang mengalami kecelakaan menuju Mako Polres Kepulauan Selayar. Bangkai mobil diangkut dengan menggunakan bantuan armada mobil tronton milik CV. Marga Wijaya.

Kasus kecelakaan maut yang merenggut nyawa Irsan (26 thn) ini, sementara dalam proses penyelidikan aparat Kepolisian Polres Kepulauan Selayar. (fadly syarif)

Final World Cup Piala Dunia 2018 Sisakan Kenangan Indah di Lokasi TMMD 102

SELAYAR, JURNALPOST – Perhelatan final world cup piala dunia 2018 telah sepekan berlalu. Namun siapa sangka, jika moment pertandingan sepak bola tahunan tersebut ternyata begitu banyak meninggalkan kenangan yang hingga kini masih membekas di hati para pencinta sepak bola tanah air.

Kenangan terindah dirasakan warga masyarakat kampung Dodaiyah, Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. Kepala Dusun Dodaiyah, Muh. Amir menuturkan, perhelatan final piala dunia tahun 2018, sungguh merupakan sebuah momentum yang sangat berarti dan bermakna bagi warga kampung Dodaiyah.

Momentum final piala dunia 2018 diakui Muh. Amin telah menjadi media pemersatu antara institusi TNI dengan warga masyarakat. Karena lewat kesempatan tersebut, rasa tegang masyarakat saat berhadapan dengan anggota TNI dapat cair seketika. Bahkan, untuk pertama kalinya, masyarakat dapat tertawa lepas dan bersorak-sorai bersama anggota TNI yang tengah melaksanakan kegiatan TMMD 102.

Suasana keakraban antara warga masyarakat dan anggota TNI yang terasa begitu kental dalam seketika waktu, menghapus jurang pemisah dan sekat yang selama ini membatasi ruang interaksi masyarakat dengan anggota TNI.

Tak pernah kami bayangkan sebelumnya, bahwa di tahun 2018 warga masyarakat Kampung Dodaiyah akan dapat duduk berdampingan dengan personil Satgas TMMD 102 yang dipimpin oleh Pelda Endang S dan bersama-sama menggelar acara nonton bareng piala dunia yang dipusatkan di samping gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) Dodaiyah”, kenang Muh. Amir dalam obrolan singkatnya dengan wartawan hari Kamis, (19/07) siang. (fadly syarif)

Komisi Pemilihan Umum Selayar Evaluasi Hasil Pemutakhiran Data Pemilih

SELAYAR, JURNALPOST – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan terus memantapkan persiapan menjelang bursa pemilihan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang masih tiga bulan lagi.

Hal tersebut dibuktikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar lewat pelaksanaan rapat evaluasi hasil pemuktahiran data pemilih oleh tim panitia pemuktahiran data pemilih (PPDP) dengan menghadirkan Ketua PPK Kecamatan Benteng, H. Jamaluddin dan Ketua PPS Benteng Utara, Muhammad Tasrip, A.Md bersama jajaran anggota.

kpu-selayar

Rapat koordinasi dipimpin Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hukum Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, SH. Tahapan evaluasi terhadap hasil pemuktahiran data pemilih oleh tim PPDP Kelurahan Benteng Utara dilaksanakan pada hari Senin, (26/02) malam.

Kepala bagian hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, SH menandaskan, “tahapan rapat koordinasi dilaksanakan KPU bersama tim PPDP, TPS dan PPK dalam rangka untuk mengevaluasi hasil data pemuktahiran data pemilih oleh tim PPDP”.

Agenda rapat evaluasi diisi dengan kegiatan pemeriksaan terhadap dokumen hasil pemuktahiran data pemilih oleh tim PPDP Kelurahan Benteng Utara yang mencapai angka 3049 orang hak pilih.

Proses verifikasi difokuskan pada daftar pemilih, pemilih yang tidak memenuhi syarat, daftar pemilih baru, daftar pemilih diperbaiki (ubah data), pemilih disabilitas, pemilih KTP EL, Pemilih belum KTP EL.

Terkait dengan ditemukannya dua nama masyarakat yang tercatat sebagai warga Kabupaten Gowa, dan Toli-Toli Provinsi Sulteng di formulir AKWK, Andi Dewantara mempertegas, kedua nama tersebut langsung di TMS kan KPU Kabupaten Kepulauan Selayar dengan alasan keduanya tidak ditemukan oleh tim PPDP.

Andi Dewantara merespon positif keterlibatan media dalam kegiatan penyelenggaraan pemuktahiran data pemilih di lapangan. Dia berharap, kritik dan saran masyarakat akan terus mengalir sebelum dilaksanakannya Rapat Pleno Terbuka Evaluasi Hasil Pemuktahiran Data Pemilih yang akan berlanjut dengan perbaikan data pemilih dan penetapan DPT.

Tahapan pemuktahiran dan perbaikan data pemilih masih akan terus berlanjut dan belum dinyatakan berakhir, urai Andi Dewantara (Fadly Syarif)

Cuaca Buruk di Kepulauan Selayar Picu Kerusakan Rumah dan Jebolnya Tanggul Penahan Ombak

JURNALPOST – Cuaca ekstreme disertai hantaman gelombang pasang, angin kencang, dan curah hujan tinggi yang rutin melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan kembali menjadi pemicu rusaknya bangunan rumah warga dan jebolnya sejumlah bangunan tanggul penahan ombak di daratan ibukota kabupaten Kepulauan Selayar.

Cuaca Buruk di Kepulauan Selayar Picu Kerusakan Rumah dan Jebolnya Tanggul Penahan Ombak

Kerusakan bangunan rumah warga terlihat di sejumlah titik lokasi pemukiman padat penduduk di ruas Jl. Soekarno Hatta, Jl. KH. Haiyung, Benteng dan Jl. Pahlawan, Lingkungan Bonea, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng.

Selain merusak bangunan rumah milik warga masyarakat, cuaca buruk yang rutin melanda wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar pada setiap musim barat, ikut menyebabkan rusaknya salah satu badan perahu jollor milik salah seorang warga pesisir kota Benteng yang terseret arus gelombang laut, saat tengah ditambatkan oleh pemiliknya di pinggir pantai.

Sementara itu, curah hujan tinggi yang berulangkali mengguyur Kabupaten Kepulauan Selayar sempat menyebabkan tergenangnya sejumlah ruas-ruas jalan di dalam wilayah Kota Benteng dan sejumlah daerah pelosok terpencil di sebelah utara pusat ibukota kabupaten.

di Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate’ne, puluhan meter tanggul penahan ombak jebol dan ambruk usai dihantam gelombang pasang yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir bulan Maret 2018 mendatang.

Belasan kepala keluarga yang tinggal mendiami bangunan rumah di sepanjang kawasan pesisir Pantai Kelurahan Batangmata, kini hanya bisa pasrah menyaksikan banjir rob yang rutin merendam bangunan rumah mereka saat air laut sedang pasang.

Sejauh ini, tidak korban jiwa dalam insident kerusakan badan perahu milik warga nelayan yang diperparah dengan rusaknya sejumlah bangunan rumah milik warga serta jebolnya bangunan tanggul penahan ombak di Kelurahan Batangmata. Akan tetapi, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (fadly syarif)

Selamatkan Nyawa Penyu, Anwar Berharap Si Kids Bisa Bertahan Hidup di Habitatnya

JURNALPOST – Kepekaan serta kepedulian terhadap a pelestarian kehidupan biota laut dan habitatnya dituangkan Anwar (31 thn) warga Desa Bungaia, Kecamatan Bontomate’ne, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan melalui upaya pemulihan se ekor penyu sisik dengan ukuran kerapas tiga belas centi meter dan yang ditemukan terselip diantara tumpukan sampah di Pesisir Pantai Bonelohe, Desa Bungaia, Kecamatan Bontomate’ne.

Usai mengamati gerakan penyu yang lambat dan kurang sehat, Anwar bergegas membawa penyu tersebut kembali ke rumahnya dan memasukkannya ke dalam drum plastik untuk dipulihkan kesehatannya.

Anwar terdorong untuk memelihara dan memulihkan kondisi fisik penyu berukuran panjang delapan belas centi meter itu, setelah memperhatikan mata sebelah kiri penyu yang buta dan tidak berfungsi.

Setelah memperhatikan kondisi fisik penyu yang mulai membaik dan mampu bergerak lebih gesit dari sebelumnya, penyu yang dipeliharanya, kurang lebih sepekan itu, langsung dilepas kembali ke habitatnya.

Penyu yang tergolong ke dalam kategori kids ini dilepas liarkan di Pantai Pa’badilang usai menjalani masa pemulihan. Si Kids, diepas pada hari Sabtu, (13/01) kemarin dengan mempertimbangkan kondisi fisiknya yang sudah lumayan sehat serta mulai mampu bergerak gesit dan berenang lincah saat akan dikembalikan ke habitatnya.

“Semoga si penyu mampu untuk bertahan hidup, bertelur dan berkembang biak, harap Anwar yang kemudian diaminkan oleh sejumlah warga masyarakat dan pemerhati lingkungan hidup dari tingkat kabupaten di sela-sela pelepasan penyu. (fadly syarif)

Inspektorat Kodam XIV Hasanuddin Makassar Tinjau Rumdis Kodim 1415 Kepulauan Selayar

JURNALPOST – Peninjauan terhadap obyek rumah dinas Danramil dan Babinsa Koramil 1415-01 Bontosikuyu dilakukan empat orang tim inspektorat Kodam XIV/ Hasanuddin Makassar bersama Dandim 1415 Kepulauan Selayar, Letkol ARM Yuwono, S.Sos., MM.

Usai meninjau perumahan dinas Danramil dan Babinsa 1415-01 di Kecamatan Bontosikuyu, rombongan bergeser ke rumah jabatan Dandim di ruas jalan Soekarno Hatta.

Kegiatan peninjauan ini rencananya akan berlangsung sampai dengan pukul 16.30 Wita, hari Selasa, (05/09) sore. Dari rumah jabatan Dandim, rombongan kembali bergerak meninjau bangunan perumahan Danramil dan Babinsa Kecamatan Bontomate’ne, di Kelurahan Batangmata.

Selain meninjau rumah dinas Danramil dan Babinsa, tim Inspektorat Kodam XIV/ Hasanuddin Makassar juga berkenan meninjau proses rehabilitasi rumah jabatan Dandim,Kasdim, bangunan Mess Kodim bersama sembilan unit rumah dinas perwira kodim yang sementara berlangsung tahapan pengerjaannya.

Hal ini disampaikan Dandim 1415 /Kepulauan Selayar Letkol Arm Yuwono, S.Sos., M.M di sela-sela persiapan acara Safari Manunggal KB-Kes yang dipusatkan di pelataran halaman Kodim 1415 Kepulauan Selayar, hari Rabu (06/09) siang.

Setelah melakukan peninjauan, Dandim 1415/ Kepulauan Selayar, Letkol Arm Yuwono, S.Sos., M.M langsung menggelar pertemuan bersama rombongan Inspektorat Kodam XIV/ Hsn Makassar yang dipimpin Irdyaum Itdam XIV /Hsn, Letkol CZI Darmanius.

Irdyaum Itdam XIV /Hsn, tiba dan mendarat di Bandar Udara H. Aroeppala Kepulauan Selayar sekitar pukul 11.30 Wita didampingi personil Itdam XIV /Hsn, Serma Hasanuddin dan Zidam XIV /Hsn, Mayor CZI Ambo Tang Amir. (fadly syarif)

Selayar Jadi Lokasi Percontohan Proyek Sub Penyalur BBM

JURNALPOST – Hari ini (Rabu 20/4), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH-Migas) akan meluncurkan proyek percontohan sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) di kepulauan Selayar.

Hal ini disampaikan oleh General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Tengku Badarsyah, usai bertemu dengan Wakil Gubernur Sulsel, kemarin.

“Ini untuk dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang jauh dari lembaga penyalur untuk membeli BBM,” kata Badarsyah.

BBM Non Subsidi Turun Rp 200

Pihaknya berharap, hadirnya sub penyalur di daerah terpencil bisa membawa dampak positif bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh BBM akibat lokasi yang jauh dari lembaga penyalur.

Badarsyah mengaku, jika pembangunan sub agen tersebut membutuhkan proses dan koordinasi terlebih dahulu, terutama dengan pemerintah daerah setempat.

“Ini karena peran Pemda sangat diperlukan seperti dalam penetapan harga eceran tertinggi (HET) di daerah terpencil apa bisa dilakukan atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, mahalnya harga BBM di sejumlah daerah lebih disebabkan karena kurangnya lembaga penyalur.

“Kondisi ini banyak terjadi pada daerah yang sulit dijangkau sarana transportasi seperti di daerah kepulauan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, menyambut positif proyek percontohan sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) di kepulauan Selayar ini.

Agus berharap, masalah kesulitan penyaluran BBM yang selama ini dialami oleh masyarakat di daerah terpencil bisa teratasi dengan adanya agen sub penyalur ini.

“Kalau ini sudah ada, kita berharap masalah kesulitan BBM di lokasi terpencil itu bisa teratasi,” ujarnya. (fo/)

- Advertisement -

LATEST NEWS

RANDOM NEWS