Sejarah Baru PC IMM Kota Makassar Dinakhodai Kader IMM UNM

JURNALPOST.COM, MAKASSAR —  Resmi dilantik Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kota Makassar periode 2018-2019. Pelantikan itu dilaksanakan di Ballroom Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan Pettarani Makassar, Jumat, (23/11/2018).

Pelantikan itu, dihadiri ratusan orang hadir Muhammad Syaiful Saleh, Pantja Nur Wahidin juga dari berbagai organisasi kepemudaan kota Makassar antaranya KNPI, PKRI dan kader IMM se-Pikom kota Makassar.  Dengan mengusung tema “Restorasi Gerakan untuk Kepemimpinan IMM yang Berkarakter”.

Ketua Umum PC IMM kota Makassar periode 2017-2018 Muhammad Alwi, dalam sambutannya, ia mengucapkan permohonan maaf jika ada program belum terlaksana pada periode yang lalu.

“Periode kami adalah punya tagline adalah IMM mencerahkan. Tagline itu adalah punya makna dimana makna tersebut, adalah bagaimana pembodohan bisa tercerahkan. Saya harapkan kepada pimpinan baru bahwa lihatlah apa yang kami pernah lakukan dan lihat pula yang belum kami lakukan,” ungkap Alwi.

Sementara itu, Ketua Umum PC IMM kota Makassar periode 2018-2019 Andriady mengatakan, bahwa tema yang diangkat ini adalah lahir dari Badan Perumus (BP) Musycab kemarin. Tujuan tema itu adalah bagaimana ingin  mengembalikan karakter IMM yaitu trilogi IMM yaitu Intelektualitas, ispiritualitas dan humanitas.

“Tentunya kami harapkan IMM harus mampu memperlihatkan identitasnya di luar kampus Muhamamdiyah. Kalau dulunya IMM hanya besar di dalam perguruan tinggi Muhammadiyah maka kedepannya kami harapkan harus besar IMM di luar kampus Muhamamdiyah. Ini juga sejarah baru PC IMM kota Makassar dinakhodai oleh kader IMM UNM,” kata Andri.

Selain itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sulsel Soemitro Emin Praja menjelaskan, bahwa adanya pergantian kepemimpinan ini berarti ada yang mengakhiri dan ada yang mengawali kepemimpinan. Yang mengawali kepemimpinan ini diharapkan menghidupkan dinamisasi organisasi.

“Perlu kami sampaikan bahwa tugas PC adalah bagaimana menguasai semua kampus yang di wilayahnya. Seperti PC IMM kota Makassar ini harus mampu menguasai kampus yang ada di kota Makassar. Kita ketahui bersama bahwa ada 19 PC di Sulsel maka tidak salah jika saya katakan PC IMM kota Makassar harus menjadi contoh,” ujar Emin.

“Kita harus bisa menjaga spirit, kolektif kita, karena kolektif kita bisa menentukan arah IMM kedepan. Juga ideologi Muhamamdiyah ini adalah harga mati harus kita terus jalankan,” tutup Emin.(BL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here