Samsung Patenkan Softlens Canggih yang Berfungsi Layaknya Kamera

0
2142

JURNALPOST.COM – Teknologi modern terus digencarkan oleh seluruh lapisan brand terkemuka dunia. Satu dari sekian brand yang melakukan inovasi di bidang teknologi, adalah Samsung, yang beberapa waktu lalu secara resmi melakukan pengesahan hak paten softlens inovatif di Korea Selatan.

Apa itu softlens inovatif? Sederhananya, adalah softlens yang mampu merekam, menampilkan, mengirim gambar langsung dari mata ke smartphone. Pengguna bisa memfoto keadaan yang dilihat langsung oleh mata hanya dengan mengedipkan mata. Canggih, bukan?

Dalam softlens inovatif atau smart contact lens ini tertanam kamera dan sensor khusus. Cukup dengan mengedipkan mata, pengguna sudah dapat melihat hasilnya di smartphone yang sudah terhubung melalui Bluetooth.

Secara teknikal, sensor antena yang tertanam dalam softlens ini memroses kedipan mata pengguna. Kemudian melalui Bluetooth dikirim langsung ke smartphone yang sudah terhubung.

lensa pintar samsung

Pihak Samsung menyatakan, mereka menginisiasi teknologi softlens inovatif ini untuk mendapatkan pengalaman augmented reality. Bahkan mereka mengklaim teknologi ini lebih baik ketimbang Google Glass, yang lebih dulu mempublikasikan teknologi kacamata inovatif.

Fitur softlens ciptaan Samsung ini sejatinya juga dimiliki oleh Google Glass. Yakni melakukan jepret foto dengan kedipan mata saja. Bedanya, hasil gambar dari Google Glass dapat dilihat di kacamata. Sementara softlens ini menyuguhkan hasil gambar yang bisa dilihat secara kasat mata tanpa penghalang.

Terkait lebih dulu mana antara Google Glass dan smart contact lens Samsung, masih menjadi perdebatan. Tahun 2014 lalu, Google mematenkan produk Google Glass. Di waktu yang hampir sama, Samsung pun mengajukan hak paten smart contact lens.

Namun dari segi pasar yang dituju, Google dan Samsung memiliki ranah yang berbeda. Jika Google Glass diperuntukkan bagi kesehatan, Samsung menginisasi untuk memproduksi secara massal.

Google Glass diproduksi massal hanya di bidang kesehatan, yakni untuk mengukur tingkat glukosa dan diabetes pasien. Sementara Samsung menginginkan lebih dari itu, dengan menargetkan pangsa pasar seluruh segmen.

Sejauh ini, pihak Samsung belum secara pasti mengumumkan kapan smart contact lens ini diproduksi massal. Mereka masih ingin menyempurnakan bagian-bagian softlens inovatif ini. Menarik ditunggu, ya? (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here