Proyek Pemprov Diprediksi Tidak Akan Rampung Tepat Waktu

JURNALPOST.COM – Beberapa kalangan menganggap bahwa proyek-proyek Pemprov Sulsel seperti Pembangunan UnderPass, ByPass Mamminasata, Elevated Road, Kereta Api Trans Sulawesi, hingga proyek Center Point of Indonesia (CPI) yang ditarget bisa selesai pada tahun 2018 mendatang akan sulit untuk bisa rampung tepat waktu.

Pengamat pemerintahan dan kebijakan publik dari Universitas Bosowa, Arief Wicaksono, menganggap anggapan itu merupakan hal yang wajar. Mengingat saat ini proyek-proyek tersebut masih terus mendapat rintangan terutama permasalahan lahannya.

Proyek Pemprov Diprediksi Tidak Akan Rampung Tepat Waktu
Pembangunan Rel Kereta Api Trans Sulawesi

“Saya kira wajar kalau banyak yang berpikir bahwa proyek-proyek ini sulit rampung tepat waktu. Ini karena kalau kita lihatvsekarang kan banyak yang bermasalah, terutama masalah lahan,” kata Arief, Senin (15/2).

Menurut Arief, rencana untuk membangun proyek-proyek ini sebenarnya merupakan rencana yang sangat baik untuk perkembangan dan peningkatan infrastruktur di Sulsel.

“Rencana pembangunan infrastruktur ini sebenarnya adalah rencana dari Pak Gubernur yang sudah sangat tepat dan sangat baik. Harus ada tim kerja yang maksimal agar proyek-proyek ini tidak berujung menjadi kasus,” ujarnya.

Syahrul sebagai Gubernur, dikatakannya sudah sangat baik merencanakan hal ini. Akan tetapi, menurutnya, keinginan dan rencana yang sangat bagus oleh Gubernur ini, tidak didukung dengan tim kerja yang baik.

“Kalau saya lihat, tim kerja untuk mewujudkan proyek ini tidak bekerja maksimal. Harusnya ada tim loby yang memang bekerja maksimal untuk menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi yang menghambat pelaksanaan proyek-proyek ini, termasuk tim loby untuk masalah lahan,” ungkapnya.

Siapapun Gubernurnya, lanjut Arief, pasti akan sulit mewujudkan proyek-proyek bila tidak didukung oleh tim kerja yang baik dan bekerja maksimal.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Latief, mengatakan, pihaknya tetap optimis semua proyek pembangunan infrastruktur yang ditangani oleh Pemprov Sulsel akan berjalan dan rampung sesuai dengan yang direncanakan.

“Semuanya tengah berjalan. Memang ada beberapa kendala, tetapi kita tetap optimis semua bjsa selesai tepat waktu,” ujar Latief.

Untuk masalah terbatasnya alokasi anggaran, Latief mengatakan, anggaran dari pusat untuk pembangunan infrastruktur di daerah sangat dinamis, sehingga ia meyakini semua proyek pembangunan infrastruktur di Sulsel bisa berjalan sesuai dengan yang dihrapkan.

“Anggaran ini kan sifatnya dinamis, kita juga terus berusaha agar proyek-proyek pembangunan infrastruktur kita bisa terus mendapatkan suplai anggaran agar bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here