Prihatin Potensi Usaha Kecil di Desanya Tak Tersentuh Program Desa, Cakades ini akan Dirikan BUMDes Jika Terpilih

  • Whatsapp

Desa Pasir Ampo Kecamatan

JURNALPOST, Tangerang – Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang dikenal punya puluhan jenis usaha kecil. Bahkan, pemasaran hasil produksinya sudah tersebar ke seluruh nusantara.

Baca Juga

Sayangnya, para pengusaha UMKM (usaha Mikro Kecil Menengah) ini belum pernah tersentuh program desa. “Mereka seolah berjalan sendiri. Tidak pernah mendapat pembinaan maupun bantuan permodalan,” ujar Sukandi, tokoh masyarakat setempat yang kini mencalonkan diri sebagai Kades Pasir Ampo.

Salah satu buktinya adalah belum adanya BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Padahal, jika dibentuk, wadah ini bisa menjadi salah satu pengembangan usaha warga desa. “Sudah banyak elemen masyarakat yang usul BUMDes, tapi tidak pernah terealisasi,” kata pria yang akrab disapa Nadil ini.

Karena itu, jika dirinya terpilih menjadi Kepala Desa pada Pilkades serentak 1 Desember 2019 mendatang, program utama yang akan dilakukan yakni mendirikan BUMDes.

“BUMDes banyak manfaatnya. Selain untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, juga mengurangi pengangguran. Karena itu, jika saya terpilih, pendirian BUMDes akan jadi prioritas,” kata Calon Kades nomor urut 4 ini.

Nadil menguraikan, sejumlah usaha kecil yang kini berkembang di desanya yakni keset, garment, sepatu, kaos kaki, sarung tangan bayi, lumpia, batik, tahu, majun dan aneka produk rumah tangga kecil dan industri kreatif.

“BUMDes, selain nanti akan mengembangkan usaha sendiri, juga akan mewadahi para pengusaha kecil ini baik dukungan pembinaan, modal maupun pemasaran bersama,” katanya.

Selanjutnya, para pemuda di desanya juga akan didorong memiliki ketrampilan melalui pelatihan-pelatihan. Buat Nadil, hal ini tidak sulit. Sebab, dirinya selama ini menjadi salah satu instruktur pelatihan Dinas Tenaga Kerja.

“Jika ketrampilan telah dimiliki warga, saya akan dorong mereka membuka usaha di desa. Jika usaha berkembang dengan pendampingan pihak desa, maka kemajuan desa menuju masyarakat nyata adil dan sejahtera akan terwujud,” ungkapnya. (Ananta)

Disarankan Untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *