Perkuat Keilmuan, Kader PII Kediri Gelar Silaturahim Bersama Prof. Daniel Rosyid

Kader PII Kediri

Kediri, Jurnalpost – Sebagai generasi penerus bangsa, kader Pelajar Islam Indonesia (PII) di Kabupaten Kediri terus berupaya mengembangkan wawasan dan khazanah keilmuan. Salah satunya, dengan mengundang guru besar dari Kampus ITS Surabaya, Prof. DR. Ir. Daniel M. Rosyid, Ph.D untuk memberikan pencerahan (9/6). Bertempat di halaman Masjid Al-Itqan Pare, acara silaturahim Idul Fitri 1440 H ini diikuti sekitar 70 orang kader PII Kabupaten Kediri beserta keluarga besar Yayasan Empat Mei. Nampak hadir diantaranya Ketua Yayasan Empat Mei (M. Toha), Dewan Pembina Yayasan Empat Mei (Ali Mustofa), Sekretaris Umum Yayasan Empat Mei sekaligus Moderator (Hasyim Tasmodinoto), dan Pengurus PII Kabupaten Kediri (Aslim Fatin dan Azzam).

Mengambil tema, “Meneguhkan Kesinambungan Perjuangan”, Prof. DR. Ir. Daniel M. Rosyid, Ph.D menekankan pentingnya keberadaan masjid sebagai learning center bagi umat muslim. Proses pembelajaran bagi generasi muda jangan sampai dibatasi oleh pendidikan formal semata, namun diimbangi pula dengan pendidikan di lingkungan keluarga. Kemudian, keimanan dan ketauhidan juga harus dijadikan sebagai landasan dalam mengembangkan keilmuan.

Selain memiliki latar belakang organisasi pergerakan yang militan seperti HMI MPO, Prof. DR. Ir. Daniel M. Rosyid, Ph.D dipandang memiliki kapasitas untuk bicara tentang pendidikan, karena pernah menjadi Dewan pakar ICMI Korwil Jatim. Di samping itu, guru besar ITS tersebut juga pernah menjadi Ketua Dewan Pendidikan Jatim tahun 2002 – 2005, Presiden Gerakan Anak Indonesia Membaca tahun 2010 – 2012, serta Penasehat Dewan Pendidikan Jawa Timur tahun 2009 – 2012.

Dengan kehadiran Prof. DR. Ir. Daniel M. Rosyid, Ph.D di Kabupaten Kediri ini, para Kader PII dan pengurus Yayasan Empat Mei mengharapkan dapat tersambung ukhuwah serta terwujudnya pencerahan dan inspirasi bagi hadirin untuk bergerak sesuai bidang dan kapasitasnya masing-masing, terutama dalam mengembangkan dunia pendidikan dan agama. (Sktw)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here