Mulai November, JITComm Garap Taman Wisata Mini Selfie di Desa Koper Tangerang

  • Whatsapp

JITComm

JURNALPOST, Tangerang – Jaring Info Terbit Community (JITComm) mulai merencanakan penggarapan Taman Wisata Mini Selfie (TWIMS) di Desa Koper Kec. Kresek Kab. Tangerang. Rencananya, kegiatan itu akan dilaksanakan mulai pertengahan bulan November 2019.

Baca Juga

Founder JITComm Ananta mengatakan, TWIMS Koper adalah project perdana yang dalam penggarapannya dilaksanakan bersama tokoh pemuda setempat, Mahruroji.

“Kami siapkan konsep dan pembangunan. Sedangkan lahan dari Kang Mahruroji. Nantinya, pelaksana pembangunan dan pengelolaan akan dilakukan oleh JITComm dengan menggandeng elemen pemuda setempat,” ujar pria yang biasa dipanggil APe ini.

Kang Oji, sapaan akrab Mahruroji menyambut gembira program ini. Sebab, hal ini akan menjadi embrio pengembangan Desa Wisata Koper. “TWIMS Koper berlokasi di Jalan Baru Koper. Konsepnya, kami akan membangun wisata murah untuk warga,” katanya.

JITCom menargetkan, wisata selfie ini sudah bisa dikunjungi warga menjelang tahun baru 2020. Meski belum selesai secara keseluruhan, tapi menghadapi libur tahun baru, TWIMS Koper sudah beroperasi. “Untuk pengembangan, pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya.

Seperti diketahui, JITComm akan membangun sejumlah Taman Wisata Mini Selfie. Fokus pengembangan adalah sejumlah desa yang ada di wilayah barat Kabupaten Tangerang.

Menurut Ananta, konsep ini sejalan dengan wacana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama yang akan mengembangkan Desa Wisata.

Untuk itu, pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan pihak desa maupun tokoh-tokoh pemuda setempat yang peduli terhadap potensi desa dan wisata kreatif.

Sebab, dalam pelaksanaannya akan memadukan kreativitas dan inovasi. “Tidak hanya lokasi wisatanya, tapi juga promo yang dilakukan melalui media sosial sesuai pasar yang disasar akan dikemas se-kreatif mungkin,” tutur penggiat media yang akrab disapa APe ini.

Dalam kemasan TWIMS, JITComm akan memanfaatkan keindahan alam seperti pepohonan, aliran sungai maupun landscape wilayah desa untuk dijadikan spot-spot foto. “Target marketnya adalah anak muda maupun masyarakat penggemar swafoto, instagram dan lainnya,” ujar Ananta. (Ozi/nta)

Disarankan Untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *