Momentum Hari Pangan Sedunia, Pemuda ini Minta Pemerintah Cek Bantuan Kelompok Tani

0
287

JURNALPOST.COM, BULUKUMBA — Selasa 16 Oktober 2018 momentum hari pangan sedunia, kordinator Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Kabupaten Bulukumba Andi Sahrul, ia menjelaskan, bahwa pemuda harus melihat adanya kesenjangan terhadap petani. Walaupun pemerintah telah membuat kebijakan yang berpihak kepada Petani, akan tetapi masih banyak yang belum merasakan sepenuhnya dari kebijakan tersebut.

Sehingga dianggap perlu mendorong kapasitas semua termasuk peran kepemudaan tani yang ada dalam lingkup wilayah, khususnya di kabupaten Bulukumba. Bagaimana agar bisa ikut aktif dalam merespon kebutuhan para petani agar program swasembada pangan dapat terwujud.

“Saya mengingatkan kepada pemerintah agar bisa melihat kondisi di lapangan, dan mengecek bantuan-bantuan yang sudah tersalurkan kepada gapoktan atau kelompok tani. Termasuk di dalamnya pompanisasi dan handtraktor yang hanya dinikmati para ketua kelompok saja.

Padahal itu bantuan untuk banyak orang tapi dia mengganggap bahwa itu miliknya. Memang biasa dipakai oleh anggotanya tapi mereka sewa, sementara kelompoknya sendiri. Seharusnya untuk mempermudah serta mengefisienkan pengeluaran kepada petani tapi tidak sesuai fakta dilapangan. Contohnya seperti di daerah Kecamatan Gantarang yang puluhan traktor (bantuan), tapi hanya ketua kelompok yang menikmatinya, boleh pakai tapi bayar. Maka diharapkan pemerintah Bulukumba khususnya dinas pertanian harus serius menangani kasus tersebut,” ungkap Sahrul kepada Jurnalpost.com, Selasa (16/10/2018).

Sahrul melanjutkan, dia mengingatkan kepada instansi agar berhati-hati mengeluarkan bantuan baik berupa bibit, pupuk ataupun bantuan lainnya. Jangan sampai dimanfaatkan orang-orang segelintir politisi untuk di jadikan kendaraan sebagai alat peraga dalam pemilu 2019 mendatang. Karena mengingat kampanye sedang berlangsung, tutup Sahrul. (BL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here