Menyelam Bersama Ikan Nemo Di Pulau Tikus

  • Whatsapp

JURNALPOST – Setelah beberapa tahun lalu film kartun Finding Nemo resmi tayang, ikan dengan ciri tubuh kecil imut tersebut mendadak menjadi digandrungi oleh para penyelam. Banyak orang sengaja melakukan diving hanya untuk bertemu dengan ikan orange bermotif hitam ini.

Saat ini ikan tersebut menjadi ikon wisata laut Kota Bengkulu. Ikan tersebut dapat ditemui di seluruh pantai di Bengkulu, termasuk Pulau Tikus.

Baca Juga

Menyelam Bersama Ikan Nemo Di Pulau Tikus

Pantai tersebut selain menawarkan spot untuk memancing ternyata pemandangan bawah lautnya juga ciamik. Pantai tersebut berjarak 8 kilometer dari bibir pantai kota Bengkulu.

Ibu Patriana Sosialinda yang saat itu menjabat sebagai Wakil Walikota Bengkulu mengiyakan bahwa nantinya ikan tersebut akan dijadikan sebagai ikon kota Bengkulu. “Iya memang kami berencana untuk menjadikan ikan nemo sebagai ikon kota Bengkulu.”

Pemerintah Kabupaten juga akan membangun sebuah patung ikan nemo di pulau tikus. “Kami juga akan membuat patung nemo di pulau tikus,” ujarnya.

Dengan adanya ikan nemo ini gugusan terumbu karang yang mengitari tepian laut Pulau Tikus akan terlihat semakin cantik.

Menurut patriana, keberadaan ikan nemo di Pulau Tikus akan menambah keindahan bawah lautnya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkulu akan menawarkan paket wisata bawah air di Pulau Tikus. “Paket wisata bawah air mungkin akan menambah minat para wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Tikus,” ujar Patriana Sosialinda lagi.

Namun sayangnya saat ini pulau yang akan dijadikan tempat wisata baru oleh Pemkab Bengkulu itu semakin terancam keberadaanya.

Pulau Tikus saat ini terancam oleh abrasi yang terus mengikis tepian pulaunya. Menurut data yang dimiliki oleh Pemerintah Bengkulu, dulunya luas wilayah Pulau Tikus ini mencapai 2 hektar namun karena adanya abrasi pantai luasan tersebut hanya tersisa 0,6 hektar saja saat ini.

BACA JUGA : Menelisik di Sekitaran Pulau Tikus yang Indah nan Asri

Melihat hal itu, pemerintah mulai berupaya untuk memperbaikii keadaan di Pulau Tikus. Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan menanammi pinggiran pantai dengan tanaman mangrove.

Patriana mengharapkan mangrove yang jajarannya tanam dapat menjaga Pulau Tikus dari bahaya abrasi pantai. (**)

Disarankan Untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *