Marine Science Diving Club Unhas Adakan Pemantauan Terumbu Karang di Tiga Pulau

Jurnalpost – Sepenggal kata itu menjadi bukti sejarah bahwa para pendahulu kita seorang pelaut, sebagai penerus bangsa ini, sebagai mahasiswa yang memiliki tugas “Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian” salah satu tugas kita ialah mengabdi. Sebagai mahasiswa Ilmu Kelautan Unhas tidak ada salahnya untuk menjaga keindahan bawah laut. Yang merupakan salah satu tugas dari mahasiswa untuk menerapkan tugasnya mengabdi untuk bangsa ini.

marine-science-diving-club-unhas-adakan-pemantauan-terumbu-karang-di-3-pulau

Keadaan terumbu karang ssat ini sangat memprihatinkan, keindahannya tidak seindah dulu lagi. Membuat Mahasiswa Ilmu Kelauta khususnya MSDC tergerak untuk melakukan Reef Check. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun, untuk mendapatkan data yang akurat tentang keadaan terumbu karang yang ada di kepulauan Makassar. Adapun sampel pulau yang dipantau ialah Pulau Barrang Lompo, Pulau Barrang Caddi, dan Pulau Samalona.

“Dasar Lautku, Masihkah kamu dihiasi Terumbu Karang?” Itulah tema yang diusung oleh MSDC Unhas pada Reef Check 2016 ini. 25 Anggota MSDC berangkat ke tiga Pulau tersebut untuk melakukan bukti kepedulianya untuk memantau keadaan terumbu karang pada tahun ini.

Dengan bekerjasama dengan Yayasan Makassar Skalia(YMS), Bank BTN, Dinas Kelautan dan Perikanan, Yayasan Konservasi Laut (YKL), NYPHA dan Destruktif Fishing Watch (DFW).

Lima belas pendata turun ke 6 titik di 3 pulau tersebut untuk pengambilan data Ikan, Terumbu karang, dan Bentos. Kegiatan ini berlangsung pada 26-27 November 2016. Dengan bekerjasama dengan Yayasan Makassar Skalia (YMS) para pendata menggunakan Kapal Phinisi dan satu Speed Boat hasil kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) . Anggota MSDC Berangkat menuju pulau dengan semangat mahasiswa yang membara akan kepeduliannya tentang lingkungan.

Dengan salinitas 32 ppt dan suhu 34º para pendata turun di titik pertama di Pulau Barrang Lompo pada pukul 09:03 Wita. Dan melanjutkan pengambilan di titik kedua pada pukul 11:35 Wita. Dilain tempat kelompok pendata di Pulau Barrang Caddi juga mengambil data di kedalaman 10 dan 3 meter dengan salinitas 32 ppt dan suhu 33 º. Dilanjutkan pada keesokan harinya menjadi dua pengambilan titik terakhir di Pulau Samalona.

Selain melakukan pendataan, Pulau Samalona juga menjadi titik Island Cleaning, para anggota MSDC turun langsung membersihkan pulau tersebut. Sehingga secara tidak langsung dapat menyadarkan masyarakat untuk sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun, dan telah menjadi program kerja tahunan yang wajib dilakukan untuk mengetahui pentingnya menjaga lingkungan, apalagi lingkungan bawah laut” Ucap Sheryl Alprianti selaku ketua MSDC Unhas periode 2016/2017.

Hangatnya angin malam di lautan lepas menjadi saksi bisu perjalanan para Anggota MSDC melakukan kewajibannya melakukan pemantauan terumbu karang di Pulau Barrang Lompo, Barrang Caddi dan Pulau Samalona. (MSDC Unhas/pr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here