Lewat Program Gebrak Pakumis, Pemkab Tangerang Rehab 50 Rumah Warga di Desa Kemuning Kresek

  • Whatsapp

TANGERANG, JURNALPOST – Sebanyak 50 rumah di Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang mendapat Program Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat, Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin). Program ini sudah rutin dilakukan setiap tahun oleh Pemkab Tangerang. Tujuannya merehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi rumah yang layak sebagai tempat tinggal.

Dalam sosialisasi Sabtu (28/9/2019), Ketua UPK (Unit Pengelola Kegiatan) Bunyamin mengatakan, kegiatan ini mulai dilaksanakan pekan depan. Ditargetkan, pembangunan 50 unit rumah itu akan diselesaikan dalam tahun 2019 ini.

“Per rumah, Pemkab Tangerang menggelontorkan anggaran Rp20 juta untuk program tersebut. Rinciannya, untuk bedah rumah dan pembuatan WC serta operasional lain,” ujar Bang Ben, sapaan akrabnya.

Di tempat sama, Sekretaris UPK Syamsul Ulum menambahkan, sebelum program Gebrak Pakumis dilakukan, pihaknya lebih dulu mensosialisasikan kepada warga yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Jadi yang kami lakukan hari ini Sosialisasi BSR2TLH (Bantuan stimulan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni),” ujarnya di Balai Desa Kemuning. Pria yang akrab dipanggil Topan ini berharap, Gebrak Pakumis dapat memberi manfaat untuk warga Desa Kemuning yang mendapatkan.

Sementara, Santo, Fasilitator Gebrak Pakumis dari Pemkab Tangerang mengatakan, di tahun 2019, Pemkab Tangerang melaksanakan program ini dengan menyentuh 1.000-an rumah yang tersebar di berbagai kecamatan.

Selain dari Pemkab Tangerang, ada juga program bedah rumah dari Kementrian PUPR. “Kami berharap, warga yang mendapat bantuan program ini memiliki rumah layak huni dan mendapatkan kualitas bangunan yang terbaik,” katanya.

Untuk itu, dalam pelaksanaannya, peningkatan terpadu dilaksanakan baik dari sisi manajerial pengelolaan administrasi, pelaksanaan lapangan, hingga logistik bahan bangunan. “Karenanya, pelaksana harus benar-benar memahami aturan main dan ketentuan yang telah diatur didalam Peraturan Bupati. (*)

Laporan: Ananta (Tangerang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *