Klasifikasi Dukungan Politik Oleh Imam Shamsi Ali

0
Imam Shamsi Ali
Imam Shamsi Ali

JURNALPOST – Bismillahir Rahmanir Rahim. Akhir-akhir ini beredar beberapa organisasi dukungan politik kepada kedua kubu calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Di struktur beberapa organisasi itu nama saya “Ustadz Shamsi Ali” atau “Imam Shamsi Ali” dicatut sebagai bagian pengurus. Di sebagian sebagai pembina dan di sebagian lainnya sebagai penasehat.

Anehnya sekaligus membingunkan bahwa nama saya ada pada dua kubu pendukung capres/cawapres yang berkompetisi.

Perlu saya menyampaikan bahwa secara resmi saya tidak pernah menyatakan bergabung dengan organisasi/kelompok pendukung capres/cawapres mana saja. Saya pasti akan memilih salah satu dari dua kubu putra-putra terbaik bangsa itu. Tapi dukungan saya tidak akan dipublikasikan sekarang karena beberapa alasan:

1. Maslahah terbesar yang dihadapi umat saat ini adalah menipisnya ukhuwah dan persatuan. Umat cenderung terbelah karena penilaian politik yang berbeda. Karenanya menahan diri dari mengumbar dukungan akan lebih positif dan aman dalam menjaga ukhuwah dan persatuan.

2. Saya pada posisi menghormati perbedaan penilaian. Namanya juga penilaian atau pandangan politik yang sudah pasti bersifat subjektif. Karenanya saya tidak berapa pada posisi afirmatif terhadap salah satu pendapat/penilaian.

3. Dukung mendukung yang kerap melibatkan emosi yang berlebihan menjadikan pijakan moral (akhlakul karimah) menjadi goyah. Karenanya saya memilih menghindari situasi ini.

4. Saya pada posisi ingin menjaga hubungan baik dengan semua pihak, bahkan di tengah panasnya dukung mendukung ini. Saya melihat pada masing-masing kubu ada kebaikan-kebaikan yang perlu diapresiasi dan dihargai.

5. Saya yakin bahwa pada akhirnya Allah SWT yang akan menantukan siapa yang akan mendapatkan amanah itu. Karenanya terlepas dari pilihan pribadi nantinya, siapapun yang Allah berikan amanah akan saya demi Indonesia Raya ke depan.

Demikian sikap saya ini sampaikan untuk tidak lagi menjadi pertanyaan di sana-sini. Terima kasih kepada mereka yang langsung menghubungi saya dan meminta klarifikasi.

New York, 12 Januari 2019

Imam Shamsi Ali
Warga negara/Diaspora Indonesia di New York.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.