Informasi Wisata Sulsel Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone

MAKASSAR, JURNALPOST.COM – Informasi lengkap mengenai pariwisata di Sulsel, mulai saat ini sudah bisa diakses melalui aplikasi di telepon cerdas atau smartphone.

Dinas Pariwisata Sulsel, secara resmi telah meluncurkan aplikasi bernama Explore South Sulawesi dan langsung bisa diunduh secara gratis lewat sambungan internet, Rabu (16/3) malam di Trans Studio Mall, Makassar.

Aplikasi Explore South Sulawesi ini tersedia di layanan penyedia aplikasi berbasis android, Google Play, dengan ukuran 3,8 megabyte.

Informasi Wisata Sulsel Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Sulsel, Devo Khaddafi, mengatakan, aplikasi serupa juga akan segera tersedia di sistem operasi lain seperti iOS.

“Kita upayakan dalam pekan depan sudah ada di sistem lain. Kalau tidak, bisa diakses lewat situs explore south sulawesi,” kata Devo, kemarin.

Devo menjelaskan, aplikasi smartphone ini dibuat untuk menunjang/mendukung promosi wisata untuk 24 kabupaten/kota yang ada di Sulsel. Tahun ini, Sulsel juga menerbitkan program Explore South Sulawesi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Lewat aplikasi, orang di mana pun bisa mengakses informasi lengkap seputar objek tujuan wisata, kegiatan, kuliner, penginapan, transportasi, dan informasi lain yang berkaitan,” ujarnya.

Pihaknya juga menganggap, promosi lewat aplikasi smartphone dinilai efektif. Devo menyebutkan, pengguna smartphone di seluruh Indonesia tahun 2015 diperkiran sekitar 100 juta orang, 83 persen di antaranya secara rutin menggunakan koneksi internet. Dengan promosi melalui media aplikasi ini, Sulsel diharapkan mendapat kunjungan 8 juta wisatawan di tahun ini.

Devo menerangkan, dalam aplikasi Explore South Sulawesi, tersedia beraneka ragam bentuk wisata, termasuk daerah tujuan andalan seperti Tana Toraja.

Selain Toraja, semua daerah di Sulsel, juga disebutnya sama-sama menawarkan wisata yang unik dan khas. Baik dari aspek keindahan alam, tradisi, maupun budaya.

“Hanya saja selama ini orang tidak tahu karena informasinya kurang. Ini yang akan kita pacu pelan-pelan,” ungkapnya.

Dinas Pariwisata Sulsel sengaja tidak mencantumkan harga pada informasi wisata di aplikasi smartphone. Menurut Devo, harga menjadi urusan pengusaha penyedia jasa travel.

“Dinas hanya fokus agar informasi terjangkau secara lebih luas.”

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, pemerintah harus terus memacu kreativitas dan terobosan untuk menggaet kunjungan wisatawan.

Kemampuan berpromosi dikatakannya berperan penting untuk menunjang upaya penyediaan destinasi yang menarik.

Syahrul juga mengingatkan, promosi yang dilakukan tetap harus memperhatikan aspek dasar seperti kenyamanan, kebersihan, dan keramahan.

Mengenai Explore South Sulawesi, Syahrul menyebut hal tersebut sebagai terobosan bagus.

Syahrul berharap tagline itu bisa memudahkan orang-orang yang belum mengenal untuk menjadi bisa mengenali destinasi wisata di Sulsel.

“Saya harap ajakan berkunjung ke Sulsel dimaksimalkan. Gunakan upaya promosi yang cerdas,” kata Syahrul. (fo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here