Dua Kawasan Andalan di Sulsel Siap Diluncurkan

0
1653

JURNALPOST.COM – Pemerintah Provinsi Sulsel, saat ini tengah menyiapkan peluncuran dua kawasan andalan. Rencananya peluncuran tersebut akan dilakukan pada 6 April mendatang, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Bone. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Kerja Sama Setda Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, Rabu (23/3).

“Dua kawasan itu adalah kawasan Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai), dan kawasan Ajatappareng (Pare-pare, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Barru),” ungkap Ashari.

Ashari menjelaskan, nantinya wilayah-wilayah yang masuk dalam kawasan andalan ini akan memperoleh prioritas pembangunan untuk sektor perhubungan, pertanian, perkebunan, termasuk pariwisata.

Dua Kawasan Andalan di Sulsel Siap Diluncurkan

“Ini bertujuan agar kesejahteraan masyarakat yang masuk dalam kawasan andalan ini bisa meningkat,” ujarnya.

Selain itu, akan ada percepatan dan penataan pembangunan infrastruktur seperti jalan, pertanian, perkebunan, dan pengembangan sentra-sentra usaha, seperti sentra sutra di Kabupaten Wajo.

Penetapan kedua kawasan ini, lanjutnya, sudah masuk dalam RPJMD Pemprov Sulsel.

“Untuk awal, kita target adalah adanya payung hukum, setelah itu baru masuk ke instansi teknis,” paparnya.

Penetapan kawasan andalan ini, dikatakannya juga telah mempertimbangkan dukungan infrastruktur, seperti pembangunan jalan Elevated Road yang menghubungkan antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone.

“Kawasan andalan ini juga telah mempertimbangkan berbagai program Pemprov yang lain, seperti kapal induk kemaritiman,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, beberapa waktu lalu mengatakan, dalam konsep pengembangan wilayah Provinsi Sulsel, pembangunan infrastruktur di daerah (Desa) menjadi salah satu hal penting yang menjadi prioritas utama.

“Hal ini juga sejalan dengan program-program pemerintah pusat, yang menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan,” kata Agus.

Dalam konsep awal pengembangan wilayah di Sulsel, lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang dapat menjadi fokus pengembangan, antara lain kawasan Gunung Latimojong, Gunung Bawakaraeng, Gunung Bulusaraung, Kawasan Pantai Teluk Bone dan Selat Makassar.

Pengembangan wilayah dan pedesaan dan kawasan pesisir ini dikatakannya juga akan bersinergi dengan pembangunan infrastruktur Pelabuhan dan Bandara yang kini tengah digenjot oleh Pemprov Sulsel.

“Pengembangan wilayah ini penting agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat dibarengi dengan pemerataan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan wilayah dan pemerataan pertumbuhan ekonomi harus ditopang dengan pembangunan infrastruktur yang memadai di pedesaan. (fo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here