Disosnakertrans Maros Imbau Masyarakat Waspadai Peminta Sumbangan Gadungan

0
1527

MAROS, JURNALPOST.COM – Beberapa pekan ini, peminta sumbangan gadungan beroperasi di kota Maros. Mereka menenteng kotak amal meminta sumbangan di traffic lifht dan di warung-warung.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Maros menangkap mereka di traffic light patung kuda Maros, Rabu 27 Januari kemarin. Keduanya diidentifikasi berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) masing-masing Sumarni dan Erniwati. Penelusuran aparat, mereka punya bos di Makassar.

Disosnakertrans Maros Imbau Masyarakat Waspadai Peminta Sumbangan Gadungan

“Modusnya membawa kotak amal mengatasnamakan panti asuhan yang beralamat di Jalan Deppasawi Dalam 82, Kota Makassar. Mereka mendatangi mobil satu persatu meminta sumbangan. Hasilnya disetor ke bosnya di Makassar,” ujar Kepala Disosnakertrans Maros, Muh Alwi kepada media, Jumat (29/1/2016).

Keduanya ditangkap staf Dissosnakertrans Maros bidang Pembinaan Sosial, Hj Nuranni, Masudah dan Najamuddin saat menggelar operasi penertiban pengemis dan orang gila.

Keduanya sempat berusaha melarikan diri namun gagal. Untuk sementara, kedua warga NTB itu diberikan surat teguran dan pernyataan tidak beroperasi lagi di Maros.

Muh Alwi menambahkan, pihaknya cukup kewalahan dalam menertibkan pengemis asal Makassar yang beroperasi di Maros. Pasalnya, jika ada pengemis diamankan, maka besok harinya, pengemis lain yang masuk ke Maros.

Pengemis yang beroperasi di Maros itu dari Makassar dan Pulau Jawa, tidak satupun warga asal Maros. Disosnakertrans Maros pun mengimbau masyarakat waspadai aksi peminta sumbangan gadungan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here