Destinasi Tanjung Puting gencar tingkatkan kualitas destinasi lewat Pelatihan Hospitality Coaching

0
4841

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kotawaringin Barat bekerja sama dengan Swisscontact WISATA mengadakan pelatihan Hospitality Coaching (HoCo) bagi para pelaku pariwisata di destinasi Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Sebagian besar pelaksanaan dan evaluasi pelatihan HoCO ini didasarkan pada standar internasional Sustaining Competitive and Responsible Enterprises (SCORE) yang dirilis oleh International Labor Organization (ILO).

Destinasi Tanjung Puting gencar tingkatkan kualitas destinasi lewat Pelatihan Hospitality Coaching
Baby Orangutan, Tj Puting NP

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu berbagai akomodasi komersil berskala kecil untuk membuat perencanaan kerja, mengatasi masalah di tempat kerja dan mengembangkan bisnis mereka dengan mudah namun tetap profesional, mengingat akomodasi komersil skala kecil sering kali belum mempunyai internal training department karena keterbatasan anggaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Pelatihan ini akan mengusung tiga tema besar yaitu kerjasama di tempat kerja, kualitas pelayanan dan MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia), serta praktik pengelolaan lingkungan yang baik. Master Trainer untuk program HoCo ini adalah Jeff Kristianto Iskandarsyah dari Business & Export Development Organization (BEDO) Bali beserta tim Business Development Services dari Swisscontact WISATA.

Setiawan Siemon, Ketua PHRI Kotawaringan Barat, menjelaskan, “Untuk memastikan keberlanjutan program ini, PHRI akan melibatkan para pelaku pariwisata setempat sebagai pelatih. Saat ini ada 9 orang yang akan dilatih secara intensif untuk menjadi pendamping dan fasilitator program di masa mendatang.”

Pelatihan HoCo diawali dengan sosialiasi yang dilaksanakan pada tanggal 5 April 2017 di Hotel Swiss-Belinn, Pangkalan Bun. Keunikan program HoCo sendiri adalah bentuk pendampingan intensif yang akan dilakukan selama 3 hingga 4 bulan, dimulai dengan kunjungan untuk mengukur kondisi awal kebutuhan bisnis dan masalah umum yang dihadapi oleh pengusaha akomodasi komersil skala kecil di destinasi Tanjung Puting.

“Ditargetkan paling tidak ada lima akomodasi skala kecil di destinasi Tanjung Puting yang bisa terlibat dalam siklus pelatihan kali ini. Jumlah partisipan memang dibatasi mengingat program ini sangat intens dan dilaksanakan dengan metode pendampingan one-on-one untuk tetap menjaga kualitas program.” tambah Christin Laschinger, Component Manager Destination Development dari Swisscontact WISATA

Diharapkan semakin meningkatnya kualitas pelayanan di destinasi Tanjung Puting akan membangun citra positif yang mendukung terjadinya peningkatkan jumlah serta durasi kunjungan wisatawan yang nantinya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (pr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here