Beranda Citizen Report Dekan FH UMI: Pemberian Sanksi Skorsing Hanya Pembinaan

Dekan FH UMI: Pemberian Sanksi Skorsing Hanya Pembinaan

769
0
Proses konferensi pers

JURNALPOST.COM, MAKASSAR — Dekan FH UMI Dr. H. Muh. Syarif Nuh, dalam konferensi persnya di Aula Hijaz FH UMI, Senin, (12/3). Ia mengungkapkan, bahwa pemberian sanksi semacam skorsing adalah hanya pembinaan. “Kalau sudah keluar sanksi kemudian ada lagi yang demo dengan penolakan sanksi itu, saya  kira wajar saja mahasiswa menolak. Tapi untuk mencabut skorsing itu, kalau pribadi saya, saya tidak akan cabut, kecuali pimpinan lainnya,” ungkap Syarif.

Sebenarnya, kata Syarif, persoalan ini berawal dari surat kaleng, yang redaksi bahwa saya dianggap korupsi miliyaran dari Dana Pembinaan Mahasiswa (DPM). Sehingga mahasiswa demo terus-terusan meminta pihak fakultas untuk transparansi anggaran. Karena sesuai kebijakan UMI bahwa demo itu adalah pelanggaran sedang, yang sanksinya adalah skorsing 1-4 semester.

“Kita anggap bahwa demo itu menggangu proses perkuliahan, dan untuk meredam aksi mahasiswa, maka kita skorsing dan itu sudah tepat. Sesuai kebijakan akademik kampus UMI, bahwa mahasiswa yang sering demo kita tetap berikan peringatan berupa lisan.

Kalau peringatan itu tidak diindahkan maka solusinya adalah skorsing.  Memang banyak massanya saat demo, tapi yang kita skorsing hanya 1 atau 2 orang, karena kita anggap dia yang mempelopori gerakan itu. Persoalan gerakan mahasiswa yang melakukan demo-demo sekarang adalah langkah yang kolok, di zaman now sekarang bukan lagi zamannya demo-demo. Sehingga pihak kampus akan membentuk Komisi Disiplin UMI, dan kalau ada pelanggaran maka komisi disiplin yang tangani,” kata Syarif.

Selain itu, WR3 UMI Prof. Dr. H. Achmad Gani, mengatakan, bahwa langkah yang diambil pihak fakultas hukum UMI sudah tepat.

“Kalau mahasiswa melakukan penolakan sanksi skorsing dengan demo-demo, maka skorsing akan bertambah. Kalau perlu mahasiswa akan dikembalikan ke orang tuanya, karena tidak mau diatur lagi. Saya kira sanksi yang diberikan oleh pihak fakultas itu sudah dipertimbangkan baik-baik,” ujar Gani.

Adapun, pada konferensi pers itu, selain WR3 UMI dan dekan FH UMI hadir, juga hadir WD2 FH UMI Dachran Mustamin, WD3 FH UMI Kamal Hijaz, juga beberapa pimpinan FH UMI dan puluhan awak media hadir saat itu. (BL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here