Dana Desa Sulsel Anggaran 2016 Naik 790 Rp Milliar

0
1135

MAKASSAR, JURUNALPOST.COM – Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan adakan seminar kebijakan fiskal dan perkembangan ekonomi terkini yang diselenggarakan di Four Point By Sheraton, Jl. Landak Baru (25/02)

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekertaris ditjen perbendaharaan kementrian keuangan RI Hariyana, Kepala Wilayah DJPBN Prov. Sulsel Alfieker Siringo-ringo, Direktur evaluasi pendanaan dan informasi keuangan daerah Ria Sartika Azahari, Kepala Pusat kebijakan APBN Rofyanto Kurniawan.

Dana Desa Sulsel Naik 790 Rp Milliar
Dana Desa

Ria menjelaskan jika untuk kebijakan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2016 mengalami revolusi, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan alokasi anggaran transfer ke daerah dan dana desa dalam APBN tahun 2016 mendekati anggaran belanja kementrian/lembaga, meningkatkan besaran dan memperbaiki formula alokasi Dana Alokasi Umum guna meningkatkan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah, menignkatkan besaran serta memperbaiki dan meperkuat kebijakan Dana Alokasi Khusus untuk mendukung implementasi nawacita dan pencapaian prioritas nasional, meningkatkan besaran dan memperbaiki formula alokasi dan kebijakan dana insentif daerah untuk memberikan penghargaan yang lebih besar kepada daerah yang berkinerja baik dalam pengelolaan keuangan, perekonomian dan kesejahteraan daerah serta meningkatkan alokasi dana dessa hingga 6 persen dari dan di luar transfer ke daerah sesuai road map dana desa 2015-2019 untuk memenuhi amanat UU No. 6 tahun 2014

Sebagaimana diketahui untuk besaran dana desa Sulsel pada tahun 2015 kemarin sebesar Rp 635.36 Milliar, dan kali ini mencapai sebesar Rp 1.425.60 Milliar atau naik sebesar 124.4 persen dengan besaran Rp 790.2 Milliar dari total besaran transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 30.470.7 Trilliun

Dengan besaran kucuran dana desa yang disiapkan dalam tahun ini juga diharapkan untuk dapat memanfaatkan dengan baik, untuk mempercepat penyalutan dan penggunaan serta meningkatkan pengelolaan dana desa seperti dengan perbaikan sarana prasarana desa, meningkatkan perbedayaan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan menstimulus kegiatan perekonomian desa.

Sementara Alfieker menyampaikan bahwa pihaknya juga berharap agar penyerapan anggaran dapat ditingkatkan dari tahun sebelumnya, dengan tujuan untuk memberikan stimulus perekonomian daerah. (tr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here