Dampak Elnino Produksi Padi Sulawesi Selatan Terganggu

JURNALPOST.COM – Potensi hasil pertanian Sulsel seperti Padi, yang setiap tahunnya dikabarkan mendapat peringkat surplus ditahun ini memberikan berita yang kurang menyenangkan soal produksinya.

Kepala BPS Sulsel Nursam Salam menyampaikan jika untuk produksi padi Sulsel pada angka sementara 2015 tumbuh relatif rendah dari tahun sebelumnya yang hanya naik 0,84 persen.

Dampak Elnino Produksi Padi Sulawesi Selatan Terganggu

Angka sementara (Asem) 2015 produksi padi hanya sebanyak 5.47 juta ton gabah kering giling (GKG) yang terdiri dari 5.29 juta ton padi sawah dan 0.18 juta juta ton padi ladang. Untuk perbandingan antara ATAP 2014 dan ASEM 2015 menunjukkan produksi padi di Sulsel sebesar 45.71 ribu ton GKG atau naik sebesar 0.84 persen.

“Produksi padi kita naik hanya 0.84 persen karena dampak elnino” katanya (1/03)

Penyebab tersebut yakni disebutnya faktor musim el nino yang cukup parah dibeberpa daerah, sehingga luas puso mencapai sekitar 56.87 ribu hektar dan untuk beberapa daerah juga tetap memproduksi padi dengan baik. Juga disebabkan bertambahnya luas panen sebesar 4 ribu hektar atau naik 0.39 persen dengan meningkatnya produktivitas sebesar 0.24 kuintal per hektar atau naik 0.45 persen.

“UNtungnya juga untuk daerah seperti Pinrang masih bisa produksi, sehingga turunnya tidak terlalu besar” katanya

Produksi 5.47 juta ton GKG tersebut juga dengan memliki luas panen 1.044.030 ha sehingga dan produktifitas mencapai 52.41 ku/Ha

Penurunan produktifitas juga terjadi pada subround I yakni Januari-April dan Subround III (September-Desember) mengalami penurunan yakni pada subround I turun sebesar 190.22 ribu ton atau turun 8.74 persen dan subround III juga turun sebesar 27.74 ribu ton atau turun 2.13 persen.

Terpisah, Kepala bidang tanaman pangan Dinas Pertanian Sulsel Aris Mappeanging juga mengakui juga cukup pasrah akan hal tersebut yang dikarenakan dampak elnino.

“Memang turun dari sasaran produksinya, yang selama ini dapat meningkat dengan rata-rata 4 persen tiap tahunnya” tambahnya. (tr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here