Belasan Kubik Kayu Ilegal Diamankan Polres Barito Utara dan Polsek Teweh Timur

  • Whatsapp

Belasan Kubik

MUARA TAWEH, JURNALPOST – Dua orang pelaku illegal logging diringkus jajaran Satreskrim Polres Barito Utara dan Polsek Teweh Timur, kalimantan tengah. 2 (dua) Unit Dump Truck Merk Mitsubishi Warna Kuning dengan No.Pol DA 1602 YA dan DA 8954 BL berisi Kayu Olahan dengan berbagai macam ukuran sebanyak kurang lebih 13 meter kubik diamankan.

Baca Juga

Dua pelaku yang ditahan adalah SYAMSUL BAHRI (35) Tahun, Jalan Veteran Rt.004 Rw.002 Desa Jumba Kec.Amuntai Selatan Kab. Hulu Sungai Utara dan SURIANI (35)Tahu, Desa Padang Tanggul Rt.02 Kec.Amuntai Selatan Kab. Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan

Dari tangan kedua pelaku tersebut, polisi mengamankan sebuah truk yang digunakan untuk mengangkut kayu, Truk ini berisi kayu Olahan dengan berbagai macam ukuran sebanyak kurang lebih 13 meter kubik.

Kasat Reskrim Polres Barut AKP Kristanto Situmeang, mewakili Kapolres AKBP Dostan Matheus Siregar mengatakan, dua pelaku pembalakan liar ini beroperasi di wilayah Jalan Houling PT Austral Byna (Simpang PT.Bharinto Eka Tama) Desa Benangin I Kecamatan Teweh Timur. Keduanya dibekuk pada hari Minggu tanggal 17 November 2019 pukul 01.45 WIB.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari adanya informasi aktivitas bongkar muat kayu yang diduga tidak dilengkapi dokumen. ” Kemudian personel Polsek Teweh Timur yang dipimpin oleh Kapolsek Teweh Timur melakukan patroli dan Pengecekan tentang informasi tersebut.

Informasi tersebut ternyata benar pada saat dilaksanakan patroli dan pengecekan ditemukan dua Unit Dump Truck Merk Mitsubishi warna kuning dengan nomor Polisi DA 1602 YA dan DA 8954 BL yang disopiri oleh terlapor sedang membawa atau mengangkut kayu olahan dengan berbagai macam ukuran sebanyak kurang lebih 13 meter kubik. Selanjutnya terlapor beserta dengan Barang Bukti di bawa ke Polsek Teweh Timur untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut ,” ujar kasat kepada wartawan di Muara Teweh, Rabu (20/11/2019).

“Berdasarkan bukti tersebut kepada keduanya kita kenakan pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 Huruf e Undang – Undang RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” pungkasnya. (Iwan)

Disarankan Untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *