Arafah Kube Siapkan Program Guru Berwirausaha, Begini Kiatnya

Makassar, Jurnalpost – Calon anggota DPRD Makassar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Arafah Kube memperkenalkan program Guru Berwirausaha. Melalui program ini, Arafah berharap agar guru non PNS bisa lebih sejahtera. Program ini lahir dari kegelisahan saya terkait dengan kesejahteraan guru-guru khususnya non PNS di sekolah-sekolah negeri. Melalui program Guru Berwirausaha ini, kami menunjukkan jalan untuk kesejahteraan guru,” ungkap Arafah Kube yang merupakan pendiri Sekolah Al Biruni di Makassar, Kamis (15/03/2019).

Arafah menjelaskan, guru-guru honorer harus mengubah pola pikir dan tidak sekedar berharap menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena kuotanya sangat kecil, sedangkan jumlah guru honorer di sekolah negeri khususnya di Makassar cukup besar. Guru menjadi sasaran program berwirausaha ini, selain karena saya secara pribadi tahu kondisi kehidupan guru honorer saat ini. Ada juga kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan, karena kalau guru sejahtera maka bisa maksimal mengajar. Kualitas pendidikan pasti meningkat,” kata Ketua Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia DPW PKS Sulsel.

Muhammad Arafah Kube yang juga Vice Presiden GenPro Sulsel, sebuah organisasi yang menghimpun pengusaha muslim di Sulsel, menjabarkan untuk membuat guru berwirausaha, maka akan digelar pelatihan secara gratis. Pelatihan wirausaha ini tidak menggantung pada anggaran pemerintah. Akan dilakukan secara swadaya tanpa membebani anggaran,” urai Arafah yang tercatat sebagai caleg nomor urut 1 PKS untuk daerah pemilihan Kecamatan Manggala dan Panakkukang.

Metode pelatihan secara rinci dijelaskan Arafah adalah menggandeng praktisi bisnis untuk mengajarkan teknik berbisnis online. Selain itu, juga melakukan pendampingan agar guru yang berwirausaha bisa jalan dan bertahan. Sebagai percontohan akan dilalukan terlebih dahulu pada guru honorer di Kecamatan Manggala dan Panakkukang. Kemudian kita akan melihat untuk skala yang lebih luas,” ujar alumni Teknik Informatika dari Universitas Gunadarma Jakarta ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here