Aktivis Nilai Ketua Badan Kehormatan DPRD Bulukumba tidak Beretika Bermedsos

Foto: Hasil screenshot, komentar Anggota DPRD Bulukumba, Muh. Jufri yang dinilai tidak beretika oleh aktivis FKPP Bulukumba

JURNALPOST.COM, BULUKUMBA — Aktivis Forum Komunikasi Pemuda dan Pelajar (PKPP) Kabupaten Bulukumba, Fadly menilai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba Muh. Jufri tidak beretika mengunakan Media sosial (Medsos).

Berdasarkan, kata Fadly, komentar Jufri di Facebook beberapa hari yang lalu tidak mempertontonkan dirinya sebagai anggota DPRD. Apalagi seorang Ketua Badan kehormatan DPRD Bulukumba, seharusnya tidak seperti itu komentarnya jika dikritik oleh masyarakat.

“Saya sangat sayangkan melihat komentar seorang ketua badan kehormatan DPRD itu. Sesuai penilaian saya, itu tidak beretika, karena seharusnya sebagai wakil rakyat ketika dikritik oleh masyarakat dia harus terima dan introspeksi diri apa yang disampaikan masyarakat itu,” ungkap Fadly kepada Jurnalpost.com Jumat, 23 Februari 2018.

Karena melihat, kata Fadly, komentar saudara Basri Lampe tidak ada sama sekali redaksi yang bernilai menjatuhkan saudara Jufri. Mengingat redaksi komentar saudara Basri Lampe yang pada dasarnya dia hanya mengingatkan wakil rakyat khususnya saudara Jufri yang tinggal di desa Jojjolo itu, bahwa seorang anggota DPRD harus memperhatikan juga kampungnya, khususnya Dusun Batunilamung. Tidak hanya pencitraan yang terus dipublikasi di publik, tapi ingat juga kampungnya.

“Terkait komentar saudara Basri Lampe, saya sepakat apa yang dia sampaikan. Karena itu untuk kebaikan kita ji semua, bagaimana desa Jojjolo khususnya Dusun Batunilamung bisa diperbaiki jalannya, dan seharusnya memang diperbaiki jalanya disana karena jalan disana adalah jalan poros kabupaten tembus ke kajang, puluhan tahun tetap seperti itu saja jalannya tidak ada perubahan yang signifikan,” kata Fadly.

Fadly, melanjutkan, melihat dan memperhatikan komentar saudara Jufri, bahwa bukan saudara Basri Lampe yang mau menjatuhkan tapi saudara Jufri sendiri. Karena adanya redaksinya bahwa kenapa anda tidak paham persoalan kekuasaan, seharusnya anda paham karena anda sarjana hukum, dengan redaksi itu berarti saudara Jufri yang mau menjatuhkan saudara Basri dan seorang wakil rakyat tidak semestinya keluar kata-kata seperti itu, tambah Fadly.

Sementara itu, Muh. Jufri dihubungi oleh jurnalpost.com Jumat, 23 Februari 2018 pukul 04.00 WITA tapi tidak aktif nomor teleponnya, sehingga berita ini terbit.(BL)

Like it? Share it!

Leave A Response