Tari Guci Sambut Tim Kwarcab

Rabu, Okt 11, 2017 | 101 views

SLAWI, JURNALPOST – Ada yang berbeda dari penyambutan tim penilai lomba Kwartir Ranting Tergiat tahun 2017 yang menyambangi Kwarran Bumijawa, Tegal, Minggu (8/10) di Gedung Handayani Center Komplek Sanggar Pramuka setempat.

Tari Guci Sambut Tim Kwarcab

Kali ini tim dari Kwarcab Tegal disambut dengan Tampilan tari Guci yang dibawakan 3 orang siswa SD Bumijawa. Mereka yakni Asmi Azzuhruf kelas 6 SD Bumijawa 04, Kasih Kardila dan Najmi Zahrani siswa SD Bumijawa 05.

Dengan gerakan lenggak lenggok nan gemulai, tarian asli Bumijawa itu mampu menghipnotis dan memukau para tamu undangan yang hadir dan tak terkecuali tim pembinaan dari Kwartir Cabang Pramuka Tegal.

Ketua Kwarran Bumijawa, Muslikhin mengungkapkan, Tari Guci merupakan kesenian asli produk Bumijawa. “Tari ini asli karya warga Bumijawa dan tidak njiplak. Musiknya juga hasil ciptaan sendiri,” katanya disela menyambut tim Kwarcab Tegal

Dijelaskan, tari guci merupakan salah satu tari andalan yang sering ditampilkan disejumlah acara baik tingkat Kabupaten maupun kecamatan.

“Terakhir tari Guci yang dibawakan pelajar Bumijawa berhasil meraih juara 1 pekan seni tahun 2017 tingkat Kabupaten Tegal ,” katanya

Sementara itu Penggagas Tari Guci Kusti Muftiah menjelaskan, Tari guci terinspirasi dari keindahan, kesejukan udara pegunungan dan hangatnya air pancuran Guci yang menjadi salah satu objek wisata kebanggaan Kabupaten Tegal yang berada di kaki Gunung Slamet.

Tari Guci ini menggambarkan aktifitas anak-anak lereng gunung yang sedang mandi di air pancuran Guci. Tari Guci juga menggambarkan pesona panorama dan kelembutan serta kesejukan alam guci. “Tarian ini juga mencerminkan keramahan dan kelembutan budi pekerti masyarakat sekitar wisata Guci dan Kabupaten Tegal pada umumnya,” papar Kusti yang juga Pengurus Kwarran Bumijawa

Penggambaran lain, yakni menceritakan anak-anak perjaka yang bersama-sama saling membantu, membawa Guci yang terisi air suci yang sekaligus menjadi lambang atau simbol daerah wisata guci. Dia berharap, adanya tari guci ini dapat mengangkat guci sebagai daerah wisata dan menanamkan kecintaan kepada seni budaya daerah yang dimiliki Kabupaten Tegal.

Wakil Ketua Kwarcab Tegal, Drs Agus Subagyo MM mengharapkan tari Guci dapat dilestarikan dan didaftarkan kepada lembaga terkait sehingga menjadi hak cipta / paten dari daerah asli Bumijawa. (s@n)

Like it? Share it!

Leave A Response