Tak sanggup Atasi Kemacetan Djoko Sasono Mundur Secara Mendadak

Minggu, Des 27, 2015 | 579 views

JURNALPOST.COM, Kemenhub (Kementerian Perhubungan) menanggapi sikap Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Djoko Sasono yang mundur secara mendadak akibat tidak sanggup mengatasi kemacetan yang terjadi pada saat libur Natal dan Tahun baru 2015.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, JA Barata menyatakan baru mengetahui perihal kemunduran Djoko Sasono tersebut setelah eks Dirjen Perhubungan Darat tersebut mengadakan konferensi pers dadakan, pada Sabtu 26 Desember 2015.

Djoko Sasono, Kemenhub, Macet, Lalu Lintas

Djoko telah resmi mengumumkan pengunduran dirinya, pada Sabtu malam (26/12/2015). Alasan pengunduran dirinya karena ia merasa gagal terhadap tugas dan tanggung jawabnya untuk mengurai kemacetan saat libur Natal dan tahun baru.

“Saya harus bertanggung jawab karena banyak spekulasi di masyarakat. Ini adalah kesalahan Dirjen Perhubungan Darat,” ujar Djoko.

Rencananya, Djoko menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi ke Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada Minggu, 27 Desember 2015. Surat itu juga akan ditembuskan ke Presiden Jokowi.

“Saya akan sampaikan besok pagi ke Pak Menhub dan Pak Presiden karena SK saya di Presiden,” (26/12/2015) ujarnya.

“Kementerian Perhubungan mendapat informasi dari media tentang pernyataan berhentinya Saudara Djoko Sasono. Kementerian Perhubungan menganggap hal itu adalah hak pribadi, dan menghargai keputusan tersebut,” kata JA Barata dalam keterangannya Minggu 27 Desember 2015.

Barata menyampaikan pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan Korlantas Mabes Polri dan para pemangku kepentingan lainnya, untuk mengurangi kemacetan akibat padatnya arus lalu lintas pada musim liburan Natal dan tahun baru kali ini.

“Kemenhub berharap Korlantas untuk lebih siap melakukan rekayasa lalu lintas pada arus puncak. Kemenhub juga berharap Operator Jalan Tol untuk pengaturan di gerbang tol yang lebih efektif,” ujarnya. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response