Kebiasaan Tidur 9 Jam Setiap Hari Beresiko Meninggal Dini

Senin, Des 14, 2015 | 331 views

JURNALPOST.com – Tidur cukup memang obat terbaik. Akan tetapi, riset terbaru mengungkap bahwa terlampau banyak tidur dapat beresiko untuk kesehatan Anda. Tidur kian lebih 9 jam dalam semalam, ditambah dengan terlalu banyak duduk sepanjang hari serta kurang beraktivitas sama buruk resikonya dengan merokok dan minum alkohol.

Beberapa orang yang dalam hidupnya tidak sering bergerak, empat kali berisiko lebih besar meninggal dini. Cukup banyak bukti ilmiah mengungkap, duduk terlalu lama beresiko untuk kesehatan. Studi sebelumnya juga mengindikasikan bahwa tidur punya dampak yang tidak kecil. Seperti yang dilansir dilaman Dailymail, Studi dari University of Sydney ini adalah yang pertama kalinya melihat efek dari tidur dan duduk.

Kebiasaan Tidur 9 Jam Setiap Hari Beresiko Meniggal Dini

” Penelitian kami membuktikan bahwa kita harus melihat efek kebiasaan ini secara serius sama dengan yang kita lakukan untuk faktor resiko lainnya, yaitu minuman alkohol serta pola makan tak sehat, ” kata Dr. Melody Ding, peneliti senior di University of Sydney.

Dalam penelitiannya ia mengamati rutinitas pada sekitar lebih dari 230 ribu peserta berumur 45 tahun ke atas. Pola hidup yang sudah di ketahui bisa meningkatkan risiko terserang penyakit yaitu merokok, minum alkohol berlebihan, pola makan yang buruk serta tak aktif secara fisik.

Selain itu, duduk terlampau lama, dan kurang atau terlalu banyak tidur juga dimasukkan dalam faktor risiko. Kombinasi dari tidur terlalu lama, banyak duduk serta kurang berolahraga yaitu trio yang mematikan. Bukan cuma itu, kombinasi dari kurang tidur (kurang dari 7 jam setiap malam) dan merokok serta minum alkohol berlebihan, juga meningkatkan resiko kematian dini.

Penyakit tak menular, seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker, sekarang ini telah membunuh sekitar lebih dari 38 juta orang di seluruh dunia. Penyakit-penyakit ini membawa dampak semakin banyak kematian ketimbang penyakit disebabkan oleh infeksi.

Dari hasil studi di Australia itu dapat disimpulkan bahwa tak ada faktor tunggal pemicu penyakit tidak menular, tetapi kombinasi dari beragam hal. Dengan kata lain, bila ingin sehat kita mesti memperhatikan beragam faktor, dari mulai pola makan, pola istirahat, hingga aktivitas fisik.

Like it? Share it!

Leave A Response