Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Konsumsi Daging Kambing

Selasa, Apr 25, 2017 | 418 views

Jurnalpost – Bagi Ibu hamil seringkali merasa dilema apakah boleh mengkonsumsi daging kambing atau tidak selama masa kehamilannya. Sebagian besar dari bumil tentunya merasa bingung khususnya ketika menghadiri acara syukuran atau prasmanan sebuah hajatan karna biasanya di tempat itu lah banyak di sediakan menu dengan olahan daging kambing. Lantas apakah di perbolehkan bumil mengkonsumsi daging kambing ?

Ibu hamil sebaiknya hindari konsumsi daging kambing

Menurut sebuah kajian di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini menemukan fakta bahwa daging kambing memang beresiko untuk kesehatan Ibu hamil terutama pada usia kehamilan tri semester pertama. Hal ini di karenakan daging kambing memiliki kandungan bakteri Toksoplasmosis. Bakteri ini tidak berdampak serius bagi orang biasa, namun dapat menyebabkan banyak komplikasi kehamilan bagi bumil diantaranya prematur, keguguran, bayi lahir cacat serta bayi terlahir dengan penyakit di jaringan hati.

Mengkonsumsi daging kambing selama masa kehamilan berdampak dengan meningkatnya potensi masuknya bakteri tersebut sehingga hal ini bisa membahayakan tubuh bumil. Resiko infeksi bakteri tokosplasma akan menjadi semakin tinggi bila daging kambing yang di masak hanya di olah setengah matang, misalnya di buat sate. Berikut dampak yang bisa terjadi jika Ibu hamil terbiasa mengkonsumsi daging kambing selama masa kehamilannya menurut dokter ahli kandungan dr. Retno.

Darah Tinggi
Darah tinggi yang di sebabkan oleh daging kambing tidak secara langsung menyebabkan naiknya tekanan darah, namun perpaduan bumbu dan menu penyerta lainya membuat resiko tersebut menjadi lebih tinggi. Darah tinggi merupakan salah satu risiko kehamilan yang harus segera di atasi sebab hal ini menimbulkan transportasi nutrisi dari Ibu hamil ke janinnya terlambat sehingga meningkatkan resiko bayi lahir prematur.

Gangguan Pencernaan
Bagi Ibu hamil mengkonsumsi daging kambing beresiko mengalami gangguan pencernaan sebab daging tersebut mengandung lemak tak jenuh. Hal ini membuat penyerapan nutrisi di dalam usus halus berjalan lambat. Alhasil, bumil susah buang air besar. Selama masa kehamilan, bumil di sarankan mengatasi keluhan ini karna dapat meningkatkan kontraksi rahim dan wasir.

Kolestrol
Jika jumlah kolestrol dalam tubuh terlalu berlebihan, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan jantung sehingga kerja jantung memacu lebih keras. Alhasil, bumil sering merasa berdebar-debar dan memacu tekanan darah tinggi. Sedangkan darah tinggi merupakan hal yang beresiko bagi Ibu hamil.

Jika bumil terlanjur ingin mengkonsumsi daging kambing, masaklah daging tersebut sampai benar-benar matang dengan air mendidih seperti di buat sop atau gule itu cenderung lebih aman, namun yang menjadi cacatan adalah tidak boleh keseringan. Bumil yang memilih menjauhi daging kambing selama masa kehamilannya tentu hal ini lebih baik. (pr)

Like it? Share it!

Leave A Response